Advertisement

Waspada Virus Nipah, Kemenkes Bagikan 7 Cara Mencegah Paparannya

Insertlive | Insertlive
Kemenkes RI
Waspada Virus Nipah, Kemenkes Bagikan 7 Cara Mencegah Paparannya (Foto: Nafilah Sri Sagita/detikHealth)
Jakarta -

Virus Nipah sedang menjadi perhatian di India. Pada Selasa (27/1), pemerintah India mengonfirmasi dua kasus positif virus Nipah yang terbukti melalui tes laboratorium RT-PCR.

Virus Nipah (Henipavirus) merupakan virus yang dapat menginfeksi manusia melalui hewan. Hewan pertama yang membawa virus ini adalah kelelawar buah yang termasuk dalam famili Pteropodidae.

Gejala awal infeksi virus Nipah serupa dengan gejala flu biasa. Saat infeksi berlanjut, gejala yang lebih serius akan muncul akibat peradangan dan pembengkakan otak.

Masa inkubasi atau rentang waktu munculnya gejala setelah terpapar virus Nipah sekitar 4-14 hari.

Advertisement

Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa hingga 28 Januari 2026, belum ditemukan kasus virus Nipah pada manusia di Indonesia. Namun, pemerintah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap paparan virus Nipah melalui beberapa cara pencegahan.

Berikut 7 cara mencegah paparan virus Nipah yang dibagikan Kementerian Kesehatan pada Selasa (27/1):

1. Masak nira/aren sebelum dikonsumsi, karena kelelawar dapat mengontaminasi sadapan aren/nira pada malam hari.

2. Cuci dan kupas buah secara menyeluruh.

3. Buang buah yang terdapat bekas gigitan kelelawar.

4. Konsumsi daging ternak secara matang.

5. Hindari kontak dengan hewan ternak (seperti babi, kuda) yang kemungkinan terinfeksi virus Nipah.

6. Gunakan APD jika terpaksa harus melakukan kontak dengan hewan-hewan berisiko terinfeksi virus nipah.

7. Terapkan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dengan benar bagi tenaga kesehatan, petugas, atau petugas laboratorium yang mengelola spesimen pasien terinfeksi.

(KHS/fik)

Komentar

!nsertlive

Advertisement