Pesan Terakhir Jang Ja Yeon untuk Eks Kekasih Sebelum Bunuh Diri
finalia kodrati |
Insertlive
Jakarta
-
Komite Urusan Masa Lalu Kementerian Kehakiman Korea Selatan, menyatakan tidak melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami Jang Ja Yeon. Artis cantik ini diduga memutuskan bunuh diri karena mengalami pelecehan seksual dari petinggi-petinggi industri hiburan di Negeri Kimchi tersebut.
Ia merasa bersalah karena tak mampu melindungi mantan kekasihnya itu. Ia membeberkan alasannya selama ini diam, karena demi menghormati keluarga Jang Ja Yeon.
Di matanya, Jang Ja Yeon adalah wanita yang cerdas dan memiliki harga diri.
"Kami bertemu lima kali seminggu, pergi ke rumah masing-masing. Dan saya bahkan bertemu kakak perempuan dan saudara laki-lakinya di rumahnya," ujar Choi.
Ini adalah pertama kalinya Choi membahas Jang Ja Yeon d depan umum. Ia memastikan bahwa mantan kekasihnya itu bukan wanita murahan, yang gila popularitas dan uang. Jadi, ia sangat yakin bahwa Jang Ja Yeon tidak akan menjual diri demi uang.
"Dia memang harus segera berganti pakaian yang berbeda dan pergi untuk pertemuan dengan orang-orang di perusahaannya. Bahkan, saat kami sedang menghabiskan waktu bersama. Tetapi, Jang Ja Yeon menganggap itu sebagai bagian tugasnya sebagai artis," ujarnya.
Sebelum kematiannya, kisah cinta mereka putus. Meski demikian, ia mengetahui bahwa Jang Ja Yeon memiliki masalah dengan manajemannya bernaung.
"Saya bertanya kepadanya, apakah perlu bantuan untuk menemukan agensi baru, tetapi dia menolak. Jang Ja Yeon bermimpi untuk menjadi seorang artis besar," katanya.
(fik/fik)
Loading ...
Advertisement
Ia merasa bersalah karena tak mampu melindungi mantan kekasihnya itu. Ia membeberkan alasannya selama ini diam, karena demi menghormati keluarga Jang Ja Yeon.
Di matanya, Jang Ja Yeon adalah wanita yang cerdas dan memiliki harga diri.
Foto: Channel-koreaJang Ja Yeon semasa hidup |
"Kami bertemu lima kali seminggu, pergi ke rumah masing-masing. Dan saya bahkan bertemu kakak perempuan dan saudara laki-lakinya di rumahnya," ujar Choi.
Ini adalah pertama kalinya Choi membahas Jang Ja Yeon d depan umum. Ia memastikan bahwa mantan kekasihnya itu bukan wanita murahan, yang gila popularitas dan uang. Jadi, ia sangat yakin bahwa Jang Ja Yeon tidak akan menjual diri demi uang.
"Dia memang harus segera berganti pakaian yang berbeda dan pergi untuk pertemuan dengan orang-orang di perusahaannya. Bahkan, saat kami sedang menghabiskan waktu bersama. Tetapi, Jang Ja Yeon menganggap itu sebagai bagian tugasnya sebagai artis," ujarnya.
Sebelum kematiannya, kisah cinta mereka putus. Meski demikian, ia mengetahui bahwa Jang Ja Yeon memiliki masalah dengan manajemannya bernaung.
"Saya bertanya kepadanya, apakah perlu bantuan untuk menemukan agensi baru, tetapi dia menolak. Jang Ja Yeon bermimpi untuk menjadi seorang artis besar," katanya.
(fik/fik)
Foto: Channel-korea