Fakta Baru Kasus Bunuh Diri Artis Korea Jang Ja Yeon
finalia kodrati |
Insertlive
Jakarta
-
Media Korea Selatan, Dispatch mengungkap kesaksian artis Lee Mi Sook di tahun 2009 lalu. Kesaksian ini membahas soal pernyataan Lee Mi Sook atas kematian Jang Ja Yeon yang tragis.
"Saya tidak mengenal Jang Ja Yeon, dan saya baru mengetahui namanya setelah kejadian ini. Saya juga tak mengetahui bahwa Yoo Jang Ho (manager Jang Ja Yeon pada saat itu) telah menyusun dokumen ini (surat terakhir Jang Ja Yeon) dan saya belum pernah melihat dokumen ini," katanya seperti dilansir dari Soompi.
Namun, Dispatch mempertanyakan kebenaran pernyataan Lee Mi Sook. Media ini memberikan bukti bahwa Jang Ja Yeon menghubungi Lee Mi Sook beberapa hari sebelum kematiannya. Menurut media tersebut, Jang Ja Yeon bertemu dengan manajernya, Yoo Jang Ho pada 28 Februari 2009. Mereka bertemu di kantor manajeman. Di situ, Jang Ja Yeon menuliskan dokumen yang dititipkan kepada manajernya tersebut.
Setelah itu, Jang Ja Yeon menghubungi Lee Mi Sook pada 1 Maret 2009. Ia menyatakan ingin bertemu Lee Mi Sook untuk meminta nasihat. Keesokan harinya, Jang Ja Yeon bertemu manajernya ,dan mengatakan kepada Lee Mi Sook bahwa dirinya telah menuliskan dokumen yang membongkar kesalahan CEO manajeman mereka, Kim Jong Seung. Kim dianggap sebagai pihak yang memaksa Jang Ja Yeon untuk memberikan pelayan seks kepada petinggi dunia hiburan Korea.
Lebih lanjut, media itu menjelaskan bahwa Yoo Jang Ho meminta agar Jang Ja Yeon mengganti jadwal sore karena akan dipertemukan dengan sutradara Jung Se Ho. Sutradara ini adalah sosok yang diminta bantuan artis senior tersebut untuk menjatuhkan Kim Jong Seung. Dua jam kemudian, Jang Ja Yeon dikabarkan meninggal karena bunuh diri.
Dari sini, media ini mengambil kesimpulan bahwa Jang Ja Yeon dimanfaatkan Lee Mi Sook dan Yoo Jang Ho untuk melawan CEO mereka, Kim Jong Seung. Pertarungan Lee Mi Sook dan Kim Jong Seung lantaran artis tersebut menandatagani kontrak dengan manajeman lain. Manajeman ini didirikan mantan manajer Jang Ja Yeon, Yoo Jang Ho.
(fik/fik)
Loading ...
Advertisement
"Saya tidak mengenal Jang Ja Yeon, dan saya baru mengetahui namanya setelah kejadian ini. Saya juga tak mengetahui bahwa Yoo Jang Ho (manager Jang Ja Yeon pada saat itu) telah menyusun dokumen ini (surat terakhir Jang Ja Yeon) dan saya belum pernah melihat dokumen ini," katanya seperti dilansir dari Soompi.
Namun, Dispatch mempertanyakan kebenaran pernyataan Lee Mi Sook. Media ini memberikan bukti bahwa Jang Ja Yeon menghubungi Lee Mi Sook beberapa hari sebelum kematiannya. Menurut media tersebut, Jang Ja Yeon bertemu dengan manajernya, Yoo Jang Ho pada 28 Februari 2009. Mereka bertemu di kantor manajeman. Di situ, Jang Ja Yeon menuliskan dokumen yang dititipkan kepada manajernya tersebut.
Setelah itu, Jang Ja Yeon menghubungi Lee Mi Sook pada 1 Maret 2009. Ia menyatakan ingin bertemu Lee Mi Sook untuk meminta nasihat. Keesokan harinya, Jang Ja Yeon bertemu manajernya ,dan mengatakan kepada Lee Mi Sook bahwa dirinya telah menuliskan dokumen yang membongkar kesalahan CEO manajeman mereka, Kim Jong Seung. Kim dianggap sebagai pihak yang memaksa Jang Ja Yeon untuk memberikan pelayan seks kepada petinggi dunia hiburan Korea.
Foto: Instagram/Yoon Ji OhJang Ja Yeon dan Yoon Ji Oh |
Dari sini, media ini mengambil kesimpulan bahwa Jang Ja Yeon dimanfaatkan Lee Mi Sook dan Yoo Jang Ho untuk melawan CEO mereka, Kim Jong Seung. Pertarungan Lee Mi Sook dan Kim Jong Seung lantaran artis tersebut menandatagani kontrak dengan manajeman lain. Manajeman ini didirikan mantan manajer Jang Ja Yeon, Yoo Jang Ho.
(fik/fik)
Foto: Instagram/Yoon Ji Oh