Surat Pengakuan Jung Joon Young soal Kasus Video Mesum

agn - INSERTLIVE
Rabu, 13 Mar 2019 11:19 WIB
Surat Pengakuan Jung Joon Young soal Kasus Video Mesum
Jakarta, Insertlive - Usai mendapat panggilan dari pihak kepolisian, Jung Joon Young akhirnya tiba di Korea untuk melakukan penyelidikan. Kedatangannya di Bandara Incheon, Korea, menimbulkan kehebohan dan keributan dari sejumlah media yang hadir untuk meminta klarifikasi.

Dilansir dari Soompi, Jung Joon Young hanya diam saat awak media menyerbunya dengan berbagai pertanyaan. Hingga akhirnya sebuah surat pengakuan disebarkan oleh Jung Joon Young. Ia mengakui jika dirinya terlibat dalam kasus video ilegal yang juga menimpa Seungri.

Jung Joon YoungFoto: Instagram/sun4finger
Jung Joon Young
"Sehubungan dengan apa yang dikatakan (pemberitaan) tentangku, aku mengakui semua kejahatan. Aku mengambil gambar perempuan tanpa persetujuan mereka dan membagikannya di chat grup dan saat melakukannya, aku tidak merasakan perasaan bersalah yang besar." tulis Jung Joon Young, Selasa (12/3).

Merasa menyesal dengan perbuatannya, Jung Joon Young juga mengutarakan permintaan maafnya pada masyarakat terutama kepada perempuan-perempuan yang direkamnya dalam video tersebut. "Aku menulis ini kepada kalian semua dengan rasa malu dan bersalah. Aku, Jung Joon Young, sekali lagi menyadari keseriusan dari situasi ini setelah kembali ke Korea pada 12 Maret," lanjutnya.

"Sebagai tokoh publik, itu adalah tindakan yang tidak etis yang layak dikritik dan tindakan yang tidak masuk akal. Lebih dari segalanya, aku berlutut dan meminta maaf kepada wanita yang muncul dalam video yang baru mengetahui kebenaran mengerikan ini saat insiden terungkap serta kepada semua orang yang harus marah pada situasi di mana mereka tidak dapat menahan kekecewaan dan keheranan mereka." tulis Jung Joon Young.

Setelah masalah ini mencuat, Jung Joong Young diketahui langsung dikeluarkan dari beberapa program televisi seperti, 2 Days & 1 Night. Ia juga telah keluar dari manajemennya, MakeUs Entertainment. Pria kelahiran Jakarta itu juga akan memberikan klarifikasinya pada pihak kepolisian besok, Kamis (14/3).

[Gambas:Video Insertlive]
(agn/fik)
KOMENTAR
POPULER