Advertisement

Ternyata Ini Alasan Tak Ada Karakter Minion yang Berjenis Perempuan

Insertlive | Insertlive
Despicable Me 3
Ternyata Ini Alasan Tak Ada Karakter Minion yang Berjenis Perempuan / Foto: Adegan di film Despicable Me 3 (imdb)
Jakarta -

Di balik tingkah absurd dan kelucuan tanpa batas para Minion dalam film Despicable Me, ternyata ada satu fakta unik yang jarang disadari penonton. Rupanya, seluruh makhluk kuning ikonik itu tidak memiliki satu pun karakter perempuan.

Fakta ini dikonfirmasi langsung oleh sang kreator, Pierre Coffin, yang juga dikenal sebagai sutradara sekaligus pengisi suara karakter-karakter Minion seperti Kevin, Stuart, dan Bob.

Dalam sebuah wawancara, ia mengungkap alasan yang cukup mengejutkan di balik keputusan tersebut.

Alih-alih sekadar konsep acak, Pierre Coffin menyebut bahwa karakter Minion yang ceroboh, polos, dan cenderung tidak berpikir panjang, membuatnya sulit membayangkan mereka sebagai sosok perempuan.

Advertisement

"Melihat betapa bodoh dan tololnya mereka, saya benar-benar tidak bisa membayangkan jika Minion adalah perempuan," ujar Pierre Coffin.

Pernyataan ini langsung memicu diskusi, karena menyentuh isu sensitif soal representasi gender di industri film.

Namun di sisi lain, Coffin melihat justru di situlah kekuatan komedi Minion terbentuk-dari sifat mereka yang bebas, kacau, dan tidak terikat logika.

Selain soal gender, asal-usul Minion juga jadi misteri yang menarik. Karena tidak ada versi perempuan, mereka tidak berkembang biak secara biologis seperti manusia.

Dalam semesta cerita, ada dua teori yang sering dibahas yakni Minion diciptakan melalui mesin atau teknologi kloning, dan Minion adalah organisme abadi yang sudah ada sejak awal kehidupan di bumi

Kedua teori ini sengaja dibiarkan terbuka, menambah daya tarik sekaligus keunikan dunia Minion.

Hal lain yang tak kalah menarik adalah cara mereka berbicara. Bahasa Minion yang terdengar seperti ngaco ternyata memang sengaja dibuat tanpa arti literal.

"Itu adalah bahasa omong kosong. Itu merupakan campuran dari berbagai bahasa di dunia dan tujuannya adalah untuk menemukan ritme serta melodi magis tertentu yang membuat bahasa tidak bermakna itu justru terasa masuk akal bagi penonton," jelas Pierre Coffin.

Bahasa tersebut diketahui menggabungkan unsur dari berbagai bahasa seperti Inggris, Spanyol, Prancis, Italia, bahkan Indonesia-misalnya kata "terima kasih" yang sempat terdengar di beberapa adegan.

Sejak pertama kali muncul di Despicable Me, Minion awalnya hanya berperan sebagai karakter pendamping untuk tokoh Gru. Namun, popularitas mereka justru melejit jauh melampaui ekspektasi.

Kini, karakter seperti Kevin, Stuart, dan Bob bukan hanya sekadar pelengkap cerita, tapi sudah menjadi simbol global dari rumah produksi Illumination.

Mereka bahkan berhasil memiliki film sendiri dan menjelma jadi salah satu ikon pop culture paling kuat dalam dua dekade terakhir.

Di balik semua kelucuan itu, ternyata ada keputusan kreatif yang cukup berani-dan justru itulah yang membuat Minion terasa begitu berbeda dan sulit dilupakan.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement