Ini 7 Jenis Makanan yang Bisa Berbahaya Kalau Dimakan Bareng Telur

Steffy Gracia | Insertlive
Jumat, 16 Jan 2026 21:45 WIB
Ilustrasi Telur vs Oatmeal Ini 7 Jenis Makanan yang Bisa Berbahaya Kalau Dimakan Bareng Telur/Foto: Dok. Ana Lukenda (freepik)
Jakarta, Insertlive -

Telur dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang praktis, mudah diolah, dan kaya nutrisi. Di dalamnya terkandung banyak vitamin, protein, serta mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Tak heran jika telur kerap jadi menu andalan saat sarapan maupun makan sehari-hari. Meski begitu, tidak semua makanan aman dikonsumsi bersamaan dengan telur.

Beberapa kombinasi justru bisa mengganggu proses pencernaan, menghambat penyerapan nutrisi, bahkan berdampak kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pasangan makanan apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan telur agar manfaat gizinya tetap maksimal.

Berikut tujuh jenis makanan yang perlu diwaspadai saat dikombinasikan dengan telur.

ADVERTISEMENT

1. Kopi

Minum kopi sambil menyantap sarapan berbahan telur memang sudah jadi kebiasaan banyak orang. Namun, kombinasi ini ternyata kurang ideal untuk kesehatan. Kopi mengandung asam klorogenat yang dapat menghambat penyerapan zat besi dan kalsium dari telur.

Selain itu, kafein dalam kopi bisa mempercepat pergerakan usus sehingga nutrisi dari telur tidak tercerna secara optimal. Sifat kopi yang asam juga berpotensi memicu perut kembung, mual, atau naiknya asam lambung ketika dikonsumsi bersama makanan tinggi protein dan lemak seperti telur. Meski keduanya sehat jika dikonsumsi terpisah, sebaiknya beri jeda waktu sebelum minum kopi setelah makan telur.

2. Teh

Teh sering dianggap sebagai minuman penetral setelah menyantap telur, terutama untuk mengurangi aroma amisnya.. Namun, kebiasaan ini justru bisa mengurangi manfaat telur. Teh mengandung tanin yang dapat mengikat protein dan zat besi dalam telur, sehingga penyerapannya oleh tubuh menjadi tidak optimal.


Mengonsumsi teh bersamaan atau sesaat setelah makan telur juga dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, sembelit, hingga naiknya asam lambung. Mengutip Journal of Nutrition, minum teh bersamaan dengan telur disebut dapat menurunkan penyerapan protein hingga sekitar 17 persen.

3. Jeruk

Buah jeruk yang kaya vitamin C sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan telur. Keasaman jeruk dapat mengganggu proses pencernaan protein dan mineral dalam telur, terutama pada orang dengan lambung sensitif.

Kombinasi makanan asam dan tinggi protein ini berpotensi memicu nyeri ulu hati, mual, hingga perut terasa penuh. Mengutip Times of India, keasaman buah sitrus bahkan disebut dapat membuat protein telur menggumpal jika dimasak atau dikonsumsi bersamaan.

4. Susu Kedelai

Susu kedelai dikenal sebagai sumber protein nabati yang baik. Namun, mengombinasikannya dengan telur dalam satu waktu makan justru bisa menyulitkan penyerapan protein oleh tubuh. Lonjakan protein yang terjadi secara bersamaan dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat.

Akibatnya, nutrisi dari telur maupun susu kedelai tidak terserap secara maksimal. Untuk hasil yang lebih optimal, sebaiknya konsumsi keduanya secara terpisah dengan jeda waktu tertentu.

5. Pisang

Telur dan pisang sama-sama tergolong makanan sehat dan mengenyangkan. Meski begitu, jika dikonsumsi bersamaan, kombinasi ini bisa membuat proses pencernaan menjadi lebih lambat dan terasa berat di perut.

Telur membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sementara pisang mengandung serat dan gula alami yang cepat diproses tubuh. Perbedaan ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama bagi yang memiliki sistem pencernaan sensitif. Konsumsi secara terpisah akan membantu tubuh mencerna keduanya dengan lebih baik.

6. Buah Kesemek

Mengutip Times of India, kesemek termasuk buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi setelah makan telur. Kombinasi keduanya dapat memicu gangguan lambung dan dalam beberapa kasus disebut berisiko menyebabkan keracunan ringan.

Kesemek mengandung tanin dan pektin yang dapat bereaksi dengan protein telur, sehingga meningkatkan risiko nyeri perut dan iritasi lambung. Untuk keamanan, sebaiknya beri jarak waktu cukup lama jika ingin mengonsumsi keduanya.

7. Gula

Mengonsumsi telur bersamaan dengan gula juga sebaiknya dihindari. Kombinasi asam amino dari telur dan gula disebut dapat menghasilkan senyawa yang kurang baik bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa memasak telur dengan gula berisiko memicu penggumpalan darah dan reaksi negatif lainnya. Karena itu, sebaiknya hindari menambahkan gula secara berlebihan saat mengolah telur.

Itulah tujuh jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan telur. Pada dasarnya, telur aman dan menyehatkan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun, memahami kombinasi makanan yang tepat akan membantu tubuh menyerap nutrisi secara optimal dan menghindari gangguan pencernaan. Jadi, pastikan memilih pasangan makanan yang tepat saat menyantap telur, ya, Insertizen!

(dis/dis)

ARTIKEL TERKAIT

snap logo
SNAP! adalah kanal video vertikal yang menyajikan konten infotainment singkat, cepat, dan visual. SNAP! menghadirkan cuplikan selebriti, tren viral, hingga highlight interview.
LEBIH LANJUT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER