Terlibat Kasus Pemerkosaan, Kris Wu Terancam 10 Tahun Penjara & Deportasi

Nadiyas Utami Pratiwi | Insertlive
Selasa, 03 Aug 2021 16:30 WIB
Eks personel EXO, Kris Wu dituding melakukan pemerkosaan terhadap 30 gadis, ada yang masih di bawah umur. Yuk intip potretnya!
Jakarta, Insertlive -

Kris Wu telah ditetapkan menjadi tersangka kasus pemerkosaan terhadap 30 perempuan termasuk beberapa gadis di bawah umur.

Mantan member EXO ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

Kini, akun media sosial Kris Wu dan manajemennya sudah dihapus dari Weibo. Sejumlah akun yang juga terang-terangan membela sang artis juga ikut dihilangkan.

Sejumlah media China mengungkapkan beberapa kemungkinan jeratan hukum yang bisa didapatkan oleh Kris Wu berdasarkan undang-undang. 



Seorang pengacara Kantor Hukum Lanpeng Beijing secara anonim mengatakan kepada Global Times bahwa Kris Wu kemungkinan bisa dideportasi ke Kanada atas kasus tersebut.


Selain itu, berdasarkan hukuman di China, pelaku pelecehan seksual bisa mendapatkan hukuman mati. Namun terkait kasus Kris Wu, ia bisa dipenjara hingga 10 tahun.

"Walaupun Kris Wu berkewarganegaraan Kanada, ia bisa dihukum dengan hukum China karena ia diduga melakukan tindak kriminal di China," ungka pengaca Kantor Hukum Langpeng Beijing. 

China pun diketahui tidak memberikan keringanan meskipun pelaku adalah seorang figur publik. Apalagi, kasus Kris Wu bukan sekadar rumor belaka karena pihak kepolisian sudah mengantongi bukti.

"Tak akan ada perlakukan khusus, tak peduli seterkenal apapun dia. Seseorang yang tak mematuhi hukum akan diproses berdasarkan hukum," tulis People Daily.

"Semakin populer seseorang, seharusnya dia semakin mematuhi hukum. Kasus ini akan memberikan pelajaran bagi semua orang kalau kita semua setara di mata hukum," tegasnya.

Kris mengawali kariernya dengan debut sebagai member EXO. Namun di tahun 2014, ia memutuskan hengkang dari grup dan melanjutkan aktivitasnya di China.

(nap/syf)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER