Advertisement

Keterangan Saksi Ringankan Trio Ikan Asin, Fairuz: Allah Tidak Tidur

Egy Atmaja | Insertlive
Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian tak gentar dengan keterangan saksi kasus Ikan Asin yang dinilai fiktif.
Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian/Foto: Marianus Harmita
Jakarta - Persidangan kasus 'Ikan Asin' yang dilakukan oleh Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar terhadap Fairuz A Rafiq masih bergulir.

Pada beberapa persidangan lalu, saksi-saksi yang hadir memberikan keterangan yang menguntungkan para terdakwa.

Advertisement



"Sebelum mereka bersaksipun kalau dipersidangan kan kita harus disumpah dengan Al Quran. Secara nggak langsung kalau kita sudah bersumpah dengan Al Quran itu adalah sesuatu yang tidak boleh dilanggar," ujar Sonny Septian pada Insertlive, Selasa (3/3) di kediaman mereka.

"Kalau kita bohong ada konseskuensi dengan Tuhan dan di pengadilanpun seorang saksi tidak boleh berbohong karena ada konsekuensinya lagi, jadi harus berbicara sejujur-jujurnya yang dia tahu," lanjut pria itu.

Fairuz menambahkan jika dirinya hanya bisa berpasrah dan menghaturkan doa pada Yang Maha Kuasa. Ia mengharapkan jika pengadilan yang menjadi medan perangnya melawan trio 'Ikan Asin' akan menghasilkan kemenangan.

"Allah itu maha adil, Allah itu maha melihat, Allah itu tidak tidur jadi mau 1000 saksi yang akan mereka tampilkan kalau itu adalah fiktif atau kesaksian palsu mereka harus siap-siap bahwa mereka membawa saksi palsu," pungkas Fairuz A Rafiq.

[Gambas:Video Insertlive]



(arm/arm)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement