Ratu Keraton Agung Sejagat Sempat Keguguran
YOA |
Insertlive
Jakarta
-
Ratu Keraton Agung Sejagat, Fanni Aminadia yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kini mendekam dalam tahanan di Mapolda Jawa Tengah. Dalam melakukan investigasi kasus Keraton Agung Sejagat, polisi menemukan fakta mengejutkan.
Wanita berusia 41 tahun ini ternyata pernah mengalami keguguran. Hal itu diketahui setelah ditemukan gundukan tanah yang ternyata adalah makam dari janin Fanni yang disemayamkan di daerah kontrakannya di Sleman, Yogyakarta.
"Tiap hari menangis, di tahanan maupun saat pemeriksaan. Bagaimana pun dia adalah seorang ibu, pasti kepikiran anak-anaknya," ujar Sofyan.
Saat itu Fanni juga tak terlihat saat Toto Santoso menyampaikan permohonan maaf di hadapan awak media di Mapolda Jawa Tengah. Kepolisian terlihat memaklumi karena kondisi Fanni yang terus tak berhenti menangis.
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat kini hanya bisa pasrah dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada proses hukum yang dilakukan pihak kepolisian.
(yoa/fik)
Loading ...
Wanita berusia 41 tahun ini ternyata pernah mengalami keguguran. Hal itu diketahui setelah ditemukan gundukan tanah yang ternyata adalah makam dari janin Fanni yang disemayamkan di daerah kontrakannya di Sleman, Yogyakarta.
Advertisement
"Tiap hari menangis, di tahanan maupun saat pemeriksaan. Bagaimana pun dia adalah seorang ibu, pasti kepikiran anak-anaknya," ujar Sofyan.
Saat itu Fanni juga tak terlihat saat Toto Santoso menyampaikan permohonan maaf di hadapan awak media di Mapolda Jawa Tengah. Kepolisian terlihat memaklumi karena kondisi Fanni yang terus tak berhenti menangis.
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat kini hanya bisa pasrah dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada proses hukum yang dilakukan pihak kepolisian.
(yoa/fik)