Keluarga BJ Habibie Apresiasi Warga yang Pungut Sampah Sisa Tahlilan
ikh |
Insertlive
Jakarta
-
Kepergian mantan Presiden Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie tidak hanya menjadi duka bagi keluarga tapi juga seluruh rakyat Indonesia. Sosok pria yang akrab disapa eyang Habibie itu dikenal masyarakat sebagai sosok yang bersahaja.
Setelah kepergian eyang Habibie, pihak keluarga pun menggelar tahlilan selama 40 hari ke depan. Tahlilan itu juga terbuka untuk siapa saja yang ingin hadir dan mendoakan almarhum.
Sejak hari pertama tahlilan digelar di rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan itu sudah dipenuhi masyarakat. Dalam unggahan di Instagram milik keponakan BJ Habibie, Rully Habibie terlihat warga yang hadir sedang duduk di bawah tenda.
"Subhanallah ...tahlil 7 harian," tulis Rully di Instagram, Jumat (20/9).
Bahkan saat tahlilan hari ke tujuh wafatnya BJ Habibie, warga juga masih berbondong-bondong hadir di sana. Namun ada pemandangan menarik ketika acara tahlilan usai digelar.
"Appreciate, some view with 'ibu-ibu' pick up plastic trash after the "7 harian tahlil eyang" before they left the house, respect and appreciate," tulis Rully
(ikh/fik)
Loading ...
Setelah kepergian eyang Habibie, pihak keluarga pun menggelar tahlilan selama 40 hari ke depan. Tahlilan itu juga terbuka untuk siapa saja yang ingin hadir dan mendoakan almarhum.
Sejak hari pertama tahlilan digelar di rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan itu sudah dipenuhi masyarakat. Dalam unggahan di Instagram milik keponakan BJ Habibie, Rully Habibie terlihat warga yang hadir sedang duduk di bawah tenda.
"Subhanallah ...tahlil 7 harian," tulis Rully di Instagram, Jumat (20/9).
Bahkan saat tahlilan hari ke tujuh wafatnya BJ Habibie, warga juga masih berbondong-bondong hadir di sana. Namun ada pemandangan menarik ketika acara tahlilan usai digelar.
Advertisement
"Appreciate, some view with 'ibu-ibu' pick up plastic trash after the "7 harian tahlil eyang" before they left the house, respect and appreciate," tulis Rully
(ikh/fik)