Bukan Balas Dendam, Ini Alasan Farhat Abbas Laporkan Hotman Paris

Syafri - INSERTLIVE
Kamis, 08 Aug 2019 15:43 WIB
Bukan Balas Dendam, Ini Alasan Farhat Abbas Laporkan Hotman Paris
Jakarta, Insertlive - Farhat Abbas melaporkan Hotman Paris atas dugaan penyebaran konten porno di media sosial. Farhat menilai Hotman telah melanggar UU ITE dan Pornografi karena di akunnya terdapat konten porno.

Selain itu, Farhat telah mengantongi sejumlah bukti yang sedang diselidiki pihak kepolisian. Farhat menjelaskan jika laporan ini bisa saja dilakukan oleh siapapun.

"Siapa saja yang melakukan kegiatan penyebaran video porno pasti selalu dilaporkan. Nah terlapor saat berhadapan dengan kita, juga melaporkan masalah ikan asin, jadi itu boleh-boleh saja," kata Farhat saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (8/8).

Namun, Farhat tak mau disebut balas dendam kepada Hotman. Ia berkelakar hanya ingin memberikan pelajaran kepada pihak-pihak yang telah mengusik dirinya.

"Sebenarnya bukan balas dendam sih, cuman ini mungkin cara untuk menghadapi orang-orang yang sombong, yang menghina kita, pokoknya yang selalu mengaitkan kehidupan saya dengan omongan dia untuk jadi sumber penghidupan melalui media sosial," kata Farhat.

Hotman ParisHotman Paris/ Foto: Marianus Harmita

Pengacara berusia 43 tahun itu juga ingin memberantas penyebaran konten porno yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Apa lagi tindakan penyebaran itu sangat jauh dari adab budaya timur di Indonesia.

"Tapi niat saya sebenarnya bukan untuk menghukum dan menghakimi, ini kan untuk memperbaiki bangsa ini dengan cara menghukum orang-orang yang asusila dan menyebarkan konten asusila, yang nggak ketimuran," ujar Farhat.

Farhat juga berharap apa yang dilakukannya bisa menjadi contoh dan peringatan untuk orang-orang yang masih sering berbuat asusila. Selain itu, Farhat menginginkan pihak kepolisian untuk bersikap profesional dalam menangani kasus ini.

"Saya juga minta pak Presiden untuk memperhatikan ini untuk mengawasi jajarannya. Dan saya yakin Polda Metro Jaya bersikap profesional dan tidak pandang bulu, jadi mau orang kaya atau terkenal tetap akan mendapat hukuman berat jika terbukti," ungkap Farhat.

[Gambas:Video Insertlive]

(ikh/fik)
KOMENTAR
POPULER