Alat Deteksi untuk Kamera Tersembunyi di Motel
agn |
Insertlive
Jakarta
-
Publik tengah ramai dengan kabar tersebarnya video ilegal yang berasal dari kamar-kamar motel di Korea Selatan. Rekaman tersebut disiarkan secara live streaming di situs berbayar.
RF Detector akan mengetahui posisi kamera saat sedang melakukan proses rekam. Disebutkan alat tersebut dijual secara online dengan harga Rp706 ribu.
Terakhir, pihak kepolisian telah membongkar jaringan pelaku yang memasang kamera tersembunyi di kamar-kamar motel di Negeri Ginseng tersebut. Polisi menyatakan ada 42 kamar di 30 penginapan yang tersebar di 10 kota di Korea.
Polisi juga menyebut kejadian ini bukanlah menjadi yang pertama kalinya. Namun menjadi yang pertama kalinya bagi mereka menghadapi kasus video yang disiarkan langsung secara online.
"Dahulu ada kasus serupa di mana kamera ilegal dan secara konsisten ditonton diam-diam. Tetapi ini adalah pertama kalinya polisi menangkap di mana video disiarkan secara online," kata perwakilan kepolisian.
Pemerintahan juga telah membuat pasukan khusus untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap 20 ribu toilet umum di sejumlah kota. Namun aksi tersebut menuai kritik karena dianggap sebagai langkah yang terlalu sederhana dalam menangani kasus ini.
(agn/fik)
Loading ...
Advertisement
Terakhir, pihak kepolisian telah membongkar jaringan pelaku yang memasang kamera tersembunyi di kamar-kamar motel di Negeri Ginseng tersebut. Polisi menyatakan ada 42 kamar di 30 penginapan yang tersebar di 10 kota di Korea.
Polisi juga menyebut kejadian ini bukanlah menjadi yang pertama kalinya. Namun menjadi yang pertama kalinya bagi mereka menghadapi kasus video yang disiarkan langsung secara online.
"Dahulu ada kasus serupa di mana kamera ilegal dan secara konsisten ditonton diam-diam. Tetapi ini adalah pertama kalinya polisi menangkap di mana video disiarkan secara online," kata perwakilan kepolisian.
Pemerintahan juga telah membuat pasukan khusus untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap 20 ribu toilet umum di sejumlah kota. Namun aksi tersebut menuai kritik karena dianggap sebagai langkah yang terlalu sederhana dalam menangani kasus ini.
(agn/fik)