Review Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Dini Astari - INSERTLIVE
Rabu, 08 Jan 2020 20:01 WIB
Review Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.
Jakarta, Insertlive - "Bagaimana bisa merasa bahagia kalau tidak tahu rasanya sedih."

Itulah kurang lebih yang disampaikan Angkasa (Rio Dewanto) saat bertengkar dengan sang ayah (Donny Damara) di salah satu adegan film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).

Film NKCTHI bercerita tentang keluarga Narendra (Oka Antara & Donny Damara) dan Ajeng (Niken Anjani & Susan Bachtiar) yang memiliki tiga orang anak. Si sulung, Angkasa, si tengah, Aurora (Sheila Dara Aisha), dan si bungsu, Awan (Rachel Amanda).




Awan merupakan anak bungsu yang bercita-cita menjadi arsitek. Ia pun menjadi anak yang paling diperhatikan oleh sang ayah, dan kakak tertuanya, Angkasa. Angkasa sendiri dikisahkan sebagai kakak sulung yang bekerja di sebuah EO konser musik, sedangkan si tengah Aurora adalah seniman yang tengah mempersiapkan pameran tunggalnya.

Tak dipungkiri, NKCTHI memang menjadi salah satu film Indonesia paling ditunggu di 2020. Bagaimana tidak, film ini merupakan adaptasi buku berjudul sama karya Marchella FP, buku berisi kutipan-kutipan motivasi yang menjadi salah satu buku paling laris di 2018.

Memahami dari Berbagai Sudut Pandang

Sebagai penonton NKCTHI, sudut pandang Awan, si bungsu pusat perhatian di dalam keluarga Narendra akan menjadi pengantar film berdurasi dua jam satu menit ini. Namun seiring berjalannya cerita, kita diminta memahami bagaimana rasanya terpinggirkan seperti Aurora, atau sulitnya menjadi pelindung bagi adik-adiknya seperti yang dirasakan oleh Angkasa.

Di paruh akhir film, penonton bahkan seolah diminta memaklumi pola asuh Narendra yang keras dan egois pada ketiga anaknya. Begitu pun dengan sikap Ajeng yang selama ini diam lantaran sebuah trauma. Ibu muda yang optimistik dengan masa depannya itu sukses membuat penonton simpatik dengan rasa sedih yang dialaminya.

Di luar keluarga ini, ada tokoh Kale (Ardhito Pramono) teman Angkasa sekaligus lelaki yang ditaksir Awan. Meski tak diceritakan kisahnya secara lebih detail, sosok Kale mampu membawa sudut pandang baru dalam melihat konflik keluarga Narendra dan membuat penonton mengangguk setuju dengan dialog motivasinya.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari IniNanti Kita Cerita Tentang Hari Ini/ Foto: Instagram/filmnktchi


Tokoh-tokoh di atas pun dimainkan secara apik oleh para pemain. Porsi bermain pun terasa pas. Tak ada yang lebih menonjol atau terlihat kurang, semua sesuai dengan porsi cerita dan tokohnya masing-masing.

Konflik yang Nyata dan Dekat dengan Penonton

Konflik keluarga yang ditampilkan NKCTHI mungkin pernah atau akan dialami oleh keluarga di Indonesia. Hal ini lah yang membuat film yang rilis sejak 2 Januari 2020 ini mudah diterima dan dicintai penontonnya.


Setiap sudut pandang baik anak sulung, tengah, bungsu, ayah dan ibu pun sukses mewakili perasaan-perasaan mereka yang terjebak dalam tokoh-tokoh fiksi ini di dunia nyata. Seolah mewakili perasaan penonton yang selama ini sibuk berjuang berdamai dengan diri dan melawan kesedihan yang mereka alami.

Tak heran NKCTHI berhasil meraih 850 ribu lebih penonton di hari keenam penayangannya dan masih terus bertambah.

Lagu pengisi film ini pun sukses mencuri perhatian. Meski agak berlebihan di beberapa bagian, lagu-lagu latar seperti milik Isyana Sarasvati, Kunto Aji dan Hindia itu turut membangun suasana hangat, haru, sekaligus pilu selama film berlangsung.

[Gambas:Video Insertlive]

(dia/dia)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER