Tanggapi Video Marah-marah, Ini Hikmah yang Diambil Ustaz Yusuf Mansur

Insertlive | Insertlive
Selasa, 12 Apr 2022 18:30 WIB
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur'an
Jakarta, Insertlive -

Video Ustaz Yusuf Mansur marah-marah tengah menjadi sorotan publik karena viral di jagat maya.

Ustaz Yusuf Mansur terlihat marah saat membahas uang senilai Rp1 triliun dalam video tersebut.

Pria bernama asli Jam'an Nurchotib Mansur itu lantas memberikan tanggapan soal video viral dirinya marah-marah.


Ustaz Yusuf Mansur menjelaskan bahwa video tersebut sudah dipotong dari durasi sebenarnya.

"Beredar video lama saya yang dipotong, video 1 jam dipotong menjadi 10-30 detik," ungkap Ustaz Yusuf Mansur.

Video tersebut lantas dijadikan Ustaz Yusuf Mansur sebagai hikmah dan pelajaran berharga agar tidak mudah marah-marah.

"Hikmahnya, ya, jangan ditiru, karena saya marah-marah di situ, walau cuma 10 detik, tapi saya tetap aja marah-marah di situ," ujarnya.

"Marah-marah itu nggak baik, udah terbukti marah-marah itu nggak baik, karena (video) sekian bulan yang lalu, terus muncul hari ini, dan saya melihat itu teguran dari Allah, supaya saya nggak jadi orang yang marah-marah," sambungnya.

Selain itu, Ustaz Yusuf Mansur juga sempat menyampaikan ceramah soal orang-orang yang marah-marah akan dijauhkan dari surga.

"Ini mengingatkan kita semua kepada hadis nabi, 'jangan marah-marah, nanti kamu bakal dapat surga', surga itu ya ketenangan, kedamaian, jalan keluar," katanya.

"Orang yang marah-marah kayak saya di video itu, ya, nanti jauh dari ketenangan dan rezeki, ya, itu hikmahnya," lanjutnya.

Ustaz Yusuf Mansur juga berharap bisa segera menyelesaikan masalah yang saat ini tengah dihadapinya.

"Emang ada apa sih? (marah-marah di video) Ya, ada kesalahan saya, doakan saya supaya bisa memperbaiki kesalahan saya, dan bisa menyelesaikan PR, namanya juga usaha, kadang kita berhasil, kadang kita belajar," tutup Ustaz Yusuf Mansur.

(ikh/and)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER