Mau Umur Panjang & Tubuh Langsing, Yuk Cobain Cara Makan Orang Jepang Ini!

INSERTLIVE | Insertlive
Kamis, 16 Jun 2022 14:45 WIB
Vegan healthy balanced diet concept. Vegetarian buddha bowl with blank notebook and measuring tape. hickpeas, broccoli, pepper, tomato, spinach, arugula and avocado in plate on white background. Top view
Jakarta, Insertlive -

Setiap orang pasti berharap agar selalu sehat, berumur panjang, dan memiliki tubuh proporsional di masa tua.

Hal itu tentu bisa didapatkan dengan menerapkan pola hidup sehat sedini mungkin, seperti cara kebiasaan orang Jepang.

Seperti diketahui bahwa orang Jepang khususnya di Okinawa, para penduduknya masuk dalam kategori Zona Biru.


Artinya, para penduduknya bisa berumur panjang dan jarang terpapar penyakit serius karena selalu menerapkan pola diet 80/20.

Pola diet 80/20 adalah diet yang menekankan untuk merasakan kenyang sebesar 80% setiap kali makan.

Kebiasaan tersebut diyakini bisa membantu otak untuk memberikan sinyal bahwa perut sudah terisi penuh.

Sementara 20% sisa lainnya adalah perasaan lapar yang tak dipenuhi.

Metode diet 80/20 itu dipercaya banyak orang cocok untuk menurunkan berat badan.

Para penduduk Okinawa sangat disiplin terkait pola dan porsi makan tersebut setiap harinya.

Mereka akan makan lebih sedikit pada siang hari dan mendekati malam hari akan lebih banyak.

Weight Gain. Unhappy Girl Touching Drooping Belly Standing In Front Of Mirror At Home. Empty Space, Selective FocusWeight Gain. Unhappy Girl Touching Drooping Belly Standing In Front Of Mirror At Home. Empty Space, Selective Focus/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio

Melansir dari Eat This Not That yang dikutip Beautynesia, penduduk Okinawa sangat memperhatikan asupan gula dan garam agar menghindari dampak yang ditimbulkan.

Penduduk Okinawa lebih menyukai mengonsumsi daging dengan porsi yang cukup dan diimbangi sayur serta buah-buahan.

Sementara itu, penduduk Okinawa akan mengutamakan makanan seperti bayam, kacang kedelai hingga ubi jalar untuk kandungan protein nabati mereka sehari-hari.

(dis/fik)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER