Satgas Covid-19 Ungkap Perilaku Wisatawan Belum Patuh Jaga Jarak

SYF - INSERTLIVE
Senin, 09 Nov 2020 16:57 WIB
Rumah makan di Thailand telah diizinkan buka kembali. Kini rumah makan buka dengan menerapkan jaga jarak dan pembatas plastik, seperti terlihat di Chinatown.
Jakarta, Insertlive -

Pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 Satgas Penangan Covid-19 melakukan evaluasi terhadap perilaku wisatawan semasa akhir pekan.

Hasil evaluasi mengungkapkan peningkatan kunjungan wisatawan mencapai 90 persen.

Satgas Covid-19 menguraikan bahwa wisatawan sudah disiplin menggunakan masker saat mengunjungi objek wisata.


Selain itu, objek wisata juga sudah menyiapkan tempat mencuci tangan.

"Dengan menggunakan masker, wisatawan dapat melindungi dirinya dan orang-orang terdekat dari potensi penularan Covid-19. Namun demikian terlihat masyarakat masih berkerumunan hal ini tentu sangat disayangkan," ujar Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 saat memberikan keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube BNPB.

Lapangan Sewandan dan Canden di Yogyakarta, Curug Cigentis di Jawa Barat, Tanah Lot di Bali, wisata Malin Kundang di Sumatera Barat, dan Gunung Budeg di Jawa Timur menjadi destinasi wisata yang menjadi sorotan karena masih terpantau banyak kerumunan saat kunjungan wisata.

Pusat pebelanjaan dan restoran, kata Prof Wiku, juga terus dipantau oleh Satgas Covid-19.

Pasalnya, dua lokasi itu masih banyak masyarakat yang tidak sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan termasuk memakai masker dan menjaga jarak.

"Kami ingin mengingatkan seluruh masyarakat bahwa di manapun dan apapun aktivitasnya, maka protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) harus disiplin dilakukan, upaya perlindungan utama dari paparan Covid-19" pungkasnya.

[Gambas:Video Insertlive]



(syf/syf)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER