Terungkap, Kiat Kurangi Risiko Terpapar Corona sampai 85 Persen

SYF - INSERTLIVE
Minggu, 04 Oct 2020 08:00 WIB
Ilustrasi jaga jarak dan pakai masker
Jakarta, Insertlive -

Pandemi virus corona Covid-19 yang masih menerpa dunia mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis anjuran agar semua masyarakat dunia menjaga jarak fisik atau physical distancing. 

Satgas Penanganan Covid-19 di Tanah Air juga menegaskan bahwa disiplin jaga jarak memang efektif dalam memutus rantai penyebaran virus corona. 

Melihat penambahan jumlah pasien positif Covid-19 yang menanjak setiap hari, maka sepatutnya seluruh warga Indonesia tidak mengabaikan gaya hidup menjaga jarak dalam keseharian. 


Gaya hidup 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan (rajin) mencuci tangan merupakan normal baru yang mampu menjaga diri kita serta keluarga dari terinfeksi virus corona. 

Beberapa jurnal internasional yang kredibel memamparkan bahwa rajin mencuci tangan dengan sabun bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 sebesar 35%. 

Lalu, menggunakan masker kain menurunkan risiko penularan sampai 45% dan memakai masker bedah sebesar 70 persen. 

Tindakan preventif terbaik dalam mencegah diri tertular corona adalah menjaga jarak. Sebab, melakukan jaga jarak ampuh menyurutkan risiko tertular hingga 85 persen

Jarak yang dianjurkan minimal satu meter, lebih jauh lebih baik, setidaknya dua meter dan tetap mengenakan masker.

Berdasarkan penjelasan Sonny Harmadi, Ketua Bidang Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, pada konferensi pers secara virtual beberapa waktu lalu, perlawanan terhadap virus Covid-19 ini ibarat sebuah perang. 

Maksudnya, setiap warga Indonesia harus cerdas memahami situasi dan berusaha bertahan sehat dengan baik. 

"Kita ini sebenarnya sedang melawan perang Covid-19. Jadi diri kita sendiri harus kita kenali, siapa kita, punyakah kita penyakit penyerta. Kita harus kenali diri kita dulu," kata Sonny.

Selain itu, dia terus mengingatkan dan mensosialiasikan betapa pentingnya penerapan gaya hidup 3M agar Indonesia menang melawan Covid-19. 

"BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) punya sejarah keberhasilan yang luar biasa. Oleh karenanya, dengan segala kerendahan hati saya mohon betul bantuan dukungan dari teman-teman penyuluh untuk sama-sama melakukan kampanye sosialisasi edukasi, komunikasi, informasi, agar masyarakat patuh pada 3M," pungkasnya. 

(syf/syf)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER