Viral Kue Klepon Disebut Bukan Jajanan Islami

DIS - INSERTLIVE
Selasa, 21 Jul 2020 14:05 WIB
Indonesian Cuisine, Klepon or Traditional Pandanus Rice Balls Made From Glutinous Flour and Grated Coconut with Palm sugar Filling.
Jakarta, Insertlive -

Kata kunci 'klepon' menjadi trending topik di Twitter, Selasa (21/7). Hal itu lantaran cuitan akun Twitter @memefess yang menyebutkan bahwa jajanan tradisional bertabur kelapa itu bukanlah jajanan islami.

Dalam gambar yang tersebar di sosial media tertulis, "Kue klepon tidak islami. Yuk, tinggalkan jajanan yang tidak islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami."

Cuitan yang telah di-retweet sebanyak 1,3 ribu pengguna dan 1,6 ribu penyuka ini langsung dibanjiri komentar publik. Mereka mempertanyakan alasan dari klaim tersebut.


"Kenapa klepon doang? Kenapa nggak semua kue? Kue Tart? Brownies? Nogosari? Iwel-iwel? Mendut? Lemper? Apakah kau yakin mereka islami? Bungkusnya doang daun pisang, ternyata dalemnya isi kue. Inikan penipuan, tidak islami sekali," komentar akun @HabibiFuad.

"Klepon yang adem ayem aja kena diskriminasi oleh Abu Ikhwan Aziz, apalagi minuman iniiiiii dari namanya saja sudah membuat Abu Ikhwan geleng2 kepala," cuit @millionkwd sambil mengunggah foto es dawet bernama 'Jembut Kecabut'.

"Padahal sensasi ketika gula merahnya pecah di mulut dan membuncah itu, sungguh nikmat tiada tara... Oh mungkin terlalu vulgar ya," cuit @jastairvine.

Meski sudah viral, belum ada penjelasan lebih lanjut dari klaim yang menghebohkan tersebut. 

[Gambas:Video Insertlive]



(dis/fik)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER