Jacinda Ardern, PM Selandia Baru yang Tengah Jadi Sorotan
Achmad Abdillah |
Insertlive
Jakarta
-
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, saat ini tengah menjadi sorotan publik setelah tragedi penembakan di sejumlah masjid di Christcuhrh baru-baru ini. Ia dipuji karena responsnya dalam menangani aksi teror di negaranya.
Ardern terpilih sebagai perdana menteri setelah memenangkan pemilu yang dihelat 23 September 2017 dan resmi menjabat pada 26 Oktober di tahun yang sama. Pada saat itu, Ardern baru berusia 37 tahun, menjadikannya perdana menteri termuda dalam sejarah Selandia Baru. Ia juga menjadi perdana menteri perempuan ketiga setelah Jenny Shipley (1997-1999) dan Helen Clark (1999-2008).
Kredibilitasnya sebagai seorang pemimpin diuji menyusul kasus penembakan yang menewaskan 49 orang baru-baru ini. Tak hanya mengutuk aksi teror yang dilakukan kaum ekstrimis, ia pun berjanji untuk segera merevisi peraturan izin kepemilikan senjata.
Perdana Menteri Selandia Baru itu juga menunjukkan solidaritas kepada umat Islam dengan mengenakan Jilbab dan mengatakan bahwa Selandia Baru bersatu dalam kesedihan. Ia pun mendapat pujian dari seluruh dunia atas sikapnya tersebut.
[Gambas:Video Insertlive] (aca/aca)
Loading ...
Advertisement
Foto: Instagram/jacindaardernJacinda Ardern |
Kredibilitasnya sebagai seorang pemimpin diuji menyusul kasus penembakan yang menewaskan 49 orang baru-baru ini. Tak hanya mengutuk aksi teror yang dilakukan kaum ekstrimis, ia pun berjanji untuk segera merevisi peraturan izin kepemilikan senjata.
Perdana Menteri Selandia Baru itu juga menunjukkan solidaritas kepada umat Islam dengan mengenakan Jilbab dan mengatakan bahwa Selandia Baru bersatu dalam kesedihan. Ia pun mendapat pujian dari seluruh dunia atas sikapnya tersebut.
[Gambas:Video Insertlive] (aca/aca)
Foto: Instagram/jacindaardern