Burj Khalifa Simbol Kemegahan Dubai Kini Hening Usai Iran Luncurkan Serangan
Burj Khalifa yang selama ini dikenal sebagai simbol gemerlap Dubai, kini tampak hening, usai dilakukan evakuasi besar-besaran pada Sabtu (28/2) lalu. Setelah serangan rudal dari Iran, pemerintah Dubai memutuskan untuk mengevakuasi semua orang dari Burj Khalifa.
Evakuasi tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan dari pemerintah Dubai untuk upaya keamanan bagi warganya di tengah konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Seperti diketahui, Burj Khalifa merupakan salah satu landmark wisata yang paling banyak dikunjungi di Dubai. Setiap tahunnya, banyak wisatawan yang datang untuk melihat dek observasi di lantai 124, 125, dan 148. Wisatawan juga dapat menikmati pemandangan panorama kota dan Teluk Arab dari dek observasi.
Walaupun telah dilakukan evakuasi, Burj Khalifa tak sepenuhnya kosong. Tetap ada aktifitas di gedung tertinggi itu meski hanya terbatas.
Pihak keamanan pun tetap bersiaga di kawasan Burj Khalifa untuk terus memantau kondisi. Wisatawan pun dilarang untuk masuk ke dek observasi sebagai langkah prefentif terhadap potensi ancaman serangan udara susulan.
Seperti diketahui, Iran melancarkan rudal-rudal dan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Dubai. Hal ini sebagai bentuk serangan balasan usai Amerika dan Israel meluncurkan serangan ke Iran.
Namun, pihak keamanan Dubai mengatakan berhasil menghalau drone dan rudal Iran yang masuk ke wilayahnya. Maka dari itu, tidak ditimbulkan kerusakan fatal akibat kejadian ini.
(kpr/kpr)