Leonardo DiCaprio Soroti Nasib Bioskop, Penasaran Selera Penonton di Era Streaming
Leonardo DiCaprio Soroti Nasib Bioskop, Penasaran Selera Penonton di Era Streaming / Foto: Tangkapan Layar
Leonardo DiCaprio menyampaikan kegelisahannya terhadap arah industri film global yang terus berubah cepat.
Aktor pemenang Oscar itu mempertanyakan apakah penonton masa kini masih memiliki ketertarikan untuk datang langsung ke bioskop di tengah dominasi layanan streaming dan perubahan pola konsumsi hiburan.
Dalam wawancara terbarunya dengan The Sunday Times, Leonardo DiCaprio mengaku melihat pergeseran besar yang berpotensi mengubah fungsi bioskop di masa depan.
Ia bahkan membandingkan kemungkinan nasib bioskop dengan tempat-tempat seni yang kini semakin jarang dikunjungi.
"Industri ini berubah dengan kecepatan kilat. Kita sedang menyaksikan transisi besar. Pertama, film dokumenter menghilang dari bioskop. Sekarang, film drama hanya diputar dalam waktu terbatas dan orang-orang menunggu untuk menontonnya di layanan streaming. Saya tidak tahu," ujar Leo.
Aktor yang membintangi One Battle After Another itu juga melontarkan pertanyaan reflektif tentang masa depan bioskop sebagai ruang budaya.
Ia bertanya-tanya apakah bioskop suatu hari nanti hanya akan menjadi tempat khusus bagi segelintir penikmat film, layaknya bar jazz yang kini semakin jarang ditemui.
Meski demikian, DiCaprio tetap menyimpan harapan. Ia berharap para pembuat film visioner masih diberi ruang untuk menghadirkan karya-karya unik yang memang diciptakan untuk dinikmati di layar lebar.
"Saya hanya berharap cukup banyak orang yang benar-benar visioner mendapatkan kesempatan untuk melakukan hal-hal unik di masa depan yang dapat dilihat di bioskop. Tapi itu masih harus dilihat," tambahnya.
Di tengah kekhawatiran tersebut, laporan terbaru justru menunjukkan bahwa Generasi Z tercatat lebih sering pergi ke bioskop dibandingkan periode sebelumnya.
Namun, tantangan untuk mengajak penonton hadir secara fisik tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi industri film, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi hiburan rumah.
Leonardo DiCaprio sendiri dikenal sebagai sosok yang konsisten menyuarakan pentingnya nilai artistik dan integritas dalam perfilman.
Dalam wawancara terpisah dengan Time, ia secara terbuka mengkritik penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam pembuatan film.
"Ini bisa menjadi alat peningkatan bagi seorang pembuat film muda untuk melakukan sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya," kata DiCaprio.
"Saya pikir apa pun yang akan dianggap sebagai seni secara otentik harus berasal dari manusia," sambungnya.
Ia menilai bahwa karya berbasis AI sering kali kehilangan sisi kemanusiaan, meski secara teknis terlihat mengesankan.
DiCaprio mencontohkan musik hasil AI yang kerap viral sesaat, tetapi cepat terlupakan.
"Namun kemudian, setelah mendapatkan 15 menit ketenarannya, konten itu langsung lenyap di antara sampah internet lainnya. Tidak ada yang melekat padanya. Tidak ada sisi kemanusiaannya, meskipun konten itu brilian," lanjutnya.
Di luar dunia film, DiCaprio juga sempat berbagi ketertarikannya pada musik. Ia mengaku memiliki pengalaman luar biasa saat menyaksikan Oasis tampil secara langsung tahun lalu, serta menyebut Radiohead sebagai salah satu band favoritnya.
Sementara itu, dari sisi karier akting, Leonardo DiCaprio dikabarkan tengah dipertimbangkan untuk terlibat dalam sekuel film klasik Heat (1995).
Ia juga disebut akan kembali bekerja sama dengan Martin Scorsese dalam film What Happens At Night, yang turut dibintangi Jennifer Lawrence.
Kegelisahan yang disampaikan DiCaprio mencerminkan suara dari pelaku industri yang melihat bioskop bukan sekadar tempat hiburan, melainkan ruang penting bagi pengalaman sinematik yang utuh dan manusiawi.
(ikh/ikh)
Deretan Kontroversi Azkiave Kreator Konten yang Lagi Viral
Senin, 05 Jan 2026 22:15 WIB
Imbas Trump Serang Venezuela, Leonardo DiCaprio Absen dari Festival Film Palm Springs
Senin, 05 Jan 2026 17:45 WIB
Mia McKenna-Bruce Ngaku Bukan Fans The Beatles Saat Terima Peran Film Biopik
Minggu, 04 Jan 2026 19:00 WIBTERKAIT