Cara Mandi Wajib dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

INSERTLIVE | Insertlive
Jumat, 18 Nov 2022 03:31 WIB
Fresh shower behind wet glass window with water drops splashing. Water running from shower head and faucet in modern bathroom.
Jakarta, Insertlive -

Mandi wajib adalah kegiatan membersihkan seluruh tubuh untuk menyucikan diri dari hadas besar.

Laki-laki dan wanita Muslim diharuskan untuk mandi wajib setelah mengalami beberapa kondisi, seperti keluarnya air mani, setelah haid, dan berhentinya darah nifas bagi wanita.

Menurut Ustad Adi Hidayat hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca niat. Niat mandi wajib ini bisa dibaca bersuara maupun dalam hati. Niat juga boleh dilafalkan bacaannya maupun artinya saja.


Berikut adalah niat mandi wajib secara umum:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala

Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."

Langkah selanjutnya setelah membaca niat adalah mencuci telapak tangan sebanyak tiga kali yang dilanjutkan dengan membasuh kemaluan dan bagian tubuh lain.

"Setelah dirasa bersih, lalu kita berwudu seperti layaknya akan sholat," kata Ustad Adi Hidayat, dilansir kanal YouTube miliknya.

"Basuh secara sempurna, dari bagian kanan ke bagian kiri, terus diratakan," imbuhnya.

Selain cara mandi wajib, waktu melaksanakannya juga perlu diperhatikan. Beberapa sumber menyebutkan seseorang yang dalam keadaan junub sebenarnya diperbolehkan menunda melakukan mandi wajib.

Namun, penundaan mandi wajib ini ada batasannya. Penundaan itu diperbolehkan selama waktu salat tidak hampir habis.

Misal orang yang junub saat bangun di akhir waktu Subuh tidak diperbolehkan menunda mandi wajib sampai habis waktu Subuh.

(dia/dia)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER