Selain Kritik Foto Kate Middleton, Trump Pernah Tuding Putri Diana HIV AIDS

InsertLive | Insertlive
Jumat, 11 Nov 2022 08:00 WIB
Britain's Prince Charles, Prince of Wales (R) and US President Donald Trump (L) pose for a photograph at Clarence House in central London on December 3, 2019, ahead of the NATO alliance summit. - NATO leaders gather Tuesday for a summit to mark the alliance's 70th anniversary but with leaders feuding and name-calling over money and strategy, the mood is far from festive. (Photo by Chris Jackson / POOL / AFP) (Photo by CHRIS JACKSON/POOL/AFP via Getty Images) Foto: POOL/AFP via Getty Images/CHRIS JACKSON
Jakarta, Insertlive -

Donald Trump sering membuat keluarga Kerajaan Inggris kesal dengan tingkahnya.

Hal itu berawal kala foto telanjang Kate Middleton saat berlibur di pantai Prancis bocor ke publik.

Dalam foto yang bocor ke publik oleh media Prancis Closer pada 2012, Kate Middleton tampil topless saat menghabiskan waktu dengan suaminya Pangeran William.


Padahal, saat foto tersebut dirilis, Kate Middleton baru menjadi Princess of Wales selama satu tahun.

Donald Trump lantas mengomentari foto telanjang Kate Middleton itu melalui cuitan di Twitter.

"Kate Middleton orang yang sangat baik. Tapi tidak seharusnya ia berjemur sambil telanjang," cuit Donald Trump.

"Dia yang salah. Siapa yang tidak mau foto tersebut dan mengambil keuntungannya. Ayolah Kate!" sambungnya.

Pernyataan Donald Trump itu membuat Raja Charles III dan kedua putranya Pangeran William dan Harry sangat marah.

Luapan kemarahan Raja Charles III itu dituangkan oleh penulis Christopher Anderson dalam buku biografi 'The King: The Life of Charles III' yang bakal terbit dalam waktu dekat.

"Kritik Donald Trump pada Kate membuat kemarahan besar dari Raja Charles III serta anak-anaknya," kata Christopher Anderson.

Britain's Prince Charles, Prince of Wales (2nd R) and Britain's Camilla, Duchess of Cornwall (R) meet US President Donald Trump (2nd L) and US First Lady Melania Trump (L) pose for a photograph at Clarence House in central London on December 3, 2019, ahead of the NATO alliance summit. - NATO leaders gather Tuesday for a summit to mark the alliance's 70th anniversary but with leaders feuding and name-calling over money and strategy, the mood is far from festive. (Photo by Victoria Jones / POOL / AFP) (Photo by VICTORIA JONES/POOL/AFP via Getty Images)Britain's Prince Charles, Prince of Wales (2nd R) and Britain's Camilla, Duchess of Cornwall (R) meet US President Donald Trump (2nd L) and US First Lady Melania Trump (L) pose for a photograph at Clarence House in central London on December 3, 2019, ahead of the NATO alliance summit. - NATO leaders gather Tuesday for a summit to mark the alliance's 70th anniversary but with leaders feuding and name-calling over money and strategy, the mood is far from festive. (Photo by Victoria Jones / POOL / AFP) (Photo by VICTORIA JONES/POOL/AFP via Getty Images)/ Foto: POOL/AFP via Getty Images/VICTORIA JONES

Menelisik lebih jauh, Donald Trump bukan kali pertama menyinggung keluarga Kerajaan Inggris.

Donald Trump sebelumnya pernah mengkritik mendiang Putri Diana dan menuduhnya mengidap HIV AIDS.

Hal itu berawal kala Donald Trump disebut sedang mengincar Putri Diana.

"Saya bisa saja mendapatkannya kalau memang saya mau. Tapi kalau dia lulus dari tes HIV ADIS," bebernya dalam suatu wawancara.

Sejak itu, pihak Kerajaan Inggris kabarnya selalu menghalangi rencana kunjungan Donald Trump ke negaranya.

Mengutip dari Wolipop, Ratu Elizabeth II sendiri pernah mengundang Donald Trump dalam jamuan resmi di Istana Buckingham.

Kala itu, Donald Trump hadir dan tampak berbaur dengan para anggota keluarga Kerajaan seolah tidak pernah terjadi apapun.

(dis/dis)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER