Jiyoung Eks KARA Diduga Jadi Korban Penguntitan Presiden Wanita Agensi Jepang

arm - INSERTLIVE
Kamis, 01 Apr 2021 20:00 WIB
Jinyoung eks KARA
Jakarta, Insertlive -

Jinyoung eks girl group KARA dikabarkan menjadi korban penguntitan oleh presiden wanita dari agensi yang menaungi Jinyoung di Jepang.

Kabar ini pertama kali beredar usai Weekly MoonChun, sebuah outlet media Jepang merilis artikel dengan judul 'Alasan mengapa Jiyoung KARA keluar dari label Sweet Power'.

Menurut artikel itu, Jinyoung memutuskan keluar dari agensi tersebut karena sudah menderita karena dikuntit oleh presiden Naomi Okada.


Rumor itu mengatakan bahwa Naomi Okada juga dicurigai melakukan pelecehan seksual pada rekan wanita dari agensi tersebut.

Bahkan, Naomi juga dikabarkan berbagi tempat tidur dengan artis-artis wanita dari agensi tersebut.

"Presiden sangat terobsesi dengan Jiyoung. Jiyoung sangat tertekan, dan dia ingin berhenti," kata salah satu sumber, seperti dikutip dari Allkpop.

Menurut media itu, Jinyoung telah mengakhiri kontrak dengan Sweet Power bulan lalu.

Segera setelah kabar tak sedap ini mencuat, agensi Korea yang menaungi Jinyoung memberikan klarifikasi.

"Laporan itu tidak benar. Dia tidak ada hubungannya dengan situasi ini, dan semuanya tidak berdasar," tulis pernyataan resmi KeyEast.

Sementara keterlibatan Jinyoung masih menjadi rumor, media tersebut juga mengabarkan bahwa kasus hukum atas presiden Naomi Okada sedang berjalan.

(arm/arm)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER