Waspada! 5 Tanda Ini Dapat Meningkatkan Risiko Kanker pada Individu
Ada beberapa faktor yang ternyata meningkatkan risiko kanker pada seseorang, tetapi jarang disadari. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda ini untuk bisa memerhatikan gaya hidup serta mencegah kanker.
Salah satu peningkatan risiko kanker berkaitan dengan faktor genetik. Oleh karena itu, penting untuk memahami riwayat kesehatan keluarga agar bisa mencegah terjadinya kanker. Berikut merupakan lima tanda yang bisa meningkatkan faktor risiko kanker yang wajib diwaspadai.
1. Riwayat Kesehatan Keluarga
Riwayat kesehatan keluarga menjadi salah satu indikator utama untuk menilai risiko kanker. Jika ada beberapa anggota keluarga yang mengalami jenis kanker sama atau saling berkaitan, kondisi ini perlu menjadi perhatian.
Pola kemunculan kanker dalam satu keluarga bisa memberikan gambaran soal faktor risiko yang diturunkan secara genetic. Kemunculan kanker yang saling berkaitan dalam satu keluarga bisa mengindikasikan adanya faktor genetik yang diturunkan.
2. Diagnosis di Usia Muda
Selain riwayat kesehatan keluarga, usia ketika seseorang didiagnosis kanker juga menjadi faktor penting. Ahli Onkologi Parkway Cancer Centre Singapura, dr. Tanujaa Rajasekaran mengungkapkan bahwa kanker sebenarnya lebih banyak muncul pada usia lanjut.
Jika diagnosis kanker muncul pada usia yang relatif muda, hal ini juga bisa menjadi tanda adanya risiko kanker dari faktor genetik.
"Ketika kita berbicara tentang usia muda, umumnya yang dimaksud adalah di bawah 50 tahun," jelas Rajasekaran.
3. Lebih dari Satu Kasus Kanker dalam Keluarga
Masih berkaitan dengan faktor genetik, kemunculan lebih dari satu kasus kanker dalam satu keluarga juga perlu diperhatikan, terutama jika jenisnya serupa atau saling berkaitan.
Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya faktor genetik yang meningkatkan risiko kanker. Semakin banyak kasus kanker dalam satu keluarga, maka semakin besar kemungkinan adanya pola risiko yang perlu diketahui lebih lanjut.
Pemeriksaan lebih lanjut kemudian perlu dilakukan untuk memastikan faktor risiko kanker pada seseorang.
4. Gejala yang Muncul pada Tubuh
Tak hanya faktor genetik, penting juga untuk memerhatikan gejala yang muncul pada tubuh. Rajasekaran menjelaskan bahwa meski terlihat ringan, gejala yang berlangsung dalam jangka panjang tidak boleh diabaikan.
"Jika ada gejala yang berlangsung terus-menerus, sebaiknya segera diperiksakan untuk memastikan kondisi yang dialami," jelas Rajasekaran.
Pemeriksaan sejak dini bisa membantu kondisi terdeteksi lebih awal sehingga penanganan tepat bisa dilakukan.
5. Pentingnya Deteksi Dini
Mengenali tanda-tanda risiko menjadi langkah paling awal untuk mencegah kanker. Meski tak semua faktor bisa dikendalikan, kesadaran soal kondisi tubuh sendiri serta riwayat kesehatan keluarga bisa membantu seseorang untuk mengambil langkah yang tepat.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala dan tidak mengabaikan gejala yang muncul bisa membuat risiko kanker lebih mudah dikendalikan.
(asw)