Advertisement

Pada 2030 Umat Islam akan Puasa Ramadan Dua Kali Setahun, Ini Penjelasannya

kpr | Insertlive
Ilustrasi buka puasa atau sahur
Pada 2030 Umat Islam akan Puasa Ramadan Dua Kali Setahun, Ini Penjelasannya / Foto: dok. Freepik
Jakarta -

Umat Islam akan menjalani ibadah puasa Ramadan dua kali dalam satu tahun. Fenomena tersebut diprediksi akan terjadi pada tahun 2023 mendatang.

Tentu saja fenomena ini langka terjadi. Diketahui, siklus ini terjadi sekitar 30 tahun sekali. Lantas, bagaimana peristiwa ini bisa terjadi?

Dilansir Al Arabiya, ahli astronomi asal Arab Saudi, Khaled al-Zaqaq, memprediksi umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadan dua kali dalam setahun pada tahun 2030.

Fenomena ini terjadi karena perbedaan siklus kalender Islam dan Gregorian. Kalender Hijriah Islam didasarkan pada siklus bulan, sementara kalender Gregorian menandai perputaran bumi mengelilingi matahari.

Advertisement

"Perbedaan antara kedua kalender tersebut, membuat puasa Ramadan akan jatuh dua kali selama satu tahun Gregorian, kira-kira setiap 30 tahun," jelas Khaled al-Zaqaq, dikutip dari Al Arabiya, Minggu (29/3).

Ini bukan lah kali pertama fenomena tersebut terjadi. Pada 19965 dan 1997 lalu, umat Islam di seluruh dunia telah menjalani ibadah puasa Ramadan dua kali dalam setahun.

Diperkirakan, fenomena ini akan kembali terjadi pada 2030 dan 2053. Pada 5 Januari 2030, menjadi hari pertama bulan Ramadan 1451 H dan Ramadan 1452 H akan jatuh pada 26 Desember 2030.

Tahun Hijriah berlangsung selama 354 atau 355 hari, yang tidak sama dengan kalender Gregorian yang memiliki 365 hari dalam satu tahun. Hal ini menentukan Ramadan jatuh pada musim yang berbeda setiap tahunnya, mengikuti siklus sekitar 32 tahun.

Ramadan 1449 H, yang dimulai pada 2028, akan berlangsung pada pertengahan musim dingin. Pada 1466 H, yang bertepatan dengan 2044, bulan suci tersebut diperkirakan akan dimulai pada puncak musim panas.

Puasa selama Ramadan dilakukan dari matahari terbit hingga matahari terbenam, artinya periode puasa terpanjang akan terjadi ketika Ramadan jatuh pada musim panas, dan terpendek ketika jatuh pada musim dingin.

(kpr/kpr)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement