Advertisement

Niat Puasa Ramadan Satu Bulan Penuh, Dibaca di Hari Pertama

Insertlive | Insertlive
Ilustrasi lebaran masjid ramadan puasa sidang isbat
Niat Puasa Ramadan Satu Bulan Penuh, Dibaca di Hari Pertama (Foto: Freepik)
Jakarta -

Menjelang datangnya bulan Ramadan, penting bagi setiap Muslim untuk memantapkan niat sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah puasa.

Niat menjadi penanda kesiapan hati dan tekad seseorang dalam menjalankan kewajiban selama sebulan penuh. Sebagian umat memilih menyiapkan niat sebulan penuh agar ibadah tetap sah meski suatu saat lupa melafalkan niat harian.

Membaca niat puasa sebulan penuh biasanya dilakukan sebagai langkah antisipasi jika suatu saat lupa membaca niat harian di malam hari.

Berdasarkan pandangan Mazhab Maliki, niat puasa sebulan penuh cukup dilafalkan sekali saja pada malam pertama bulan Ramadan untuk mencakup seluruh bulan.

Advertisement

Bacaan niat puasa sebulan penuh berbeda dengan niat puasa harian. Berikut detailnya.

Niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala"

Niat puasa untuk satu bulan penuh:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku niat berpuasa sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, karena Allah Ta'ala"

Meski begitu, ulama dari mazhab Syafi'i tetap menganjurkan membaca niat setiap malam. Sebab, membaca niat puasa sebulan penuh tidak menggugurkan anjuran membaca niat harian.

Banyak yang membaca niat setiap malam sebagai bentuk kesempurnaan ibadah, sementara niat sebulan penuh dijadikan langkah berjaga-jaga jika suatu saat lupa.

(KHS/KHS)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement