Advertisement

Puasa Tapi Kesiangan Sahur, Sah atau Tidak?

InsertLive | Insertlive
Ilustrasi air putih, orang minum air putih, orang puasa
Puasa Tapi Kesiangan Sahur, Sah atau Tidak?/Foto: Freepik
Jakarta -

Makan sahur menjadi salah satu sunnah yang dianjurkan ketika hendak berpuasa di bulan suci Ramadan.

Namun, terkadang waktu sahur terlewat karena bangun kesiangan sehingga tidak sempat makan sahur.

Hal ini membuat beberapa orang bingung menentukan sah atau tidaknya puasa yang dijalankan tanpa sahur.

Menurut hadist riwayat Ahmad, sahur sepenuhnya mengandung berkah dan dianjurkan untuk tak meninggalkannya meski hanya minum seteguk air.

Advertisement

"Dari Abu Sa'id Al-Khudri RA, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, 'Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur'." (HR Ahmad).

Namun, hukum makan sahur ini tidak diwajibkan dan hanya menjadi sunnah.

Orang yang tak sempat makan sahur karena kesiangan atau ada alasan lain maka puasanya tetap akan sah.

Meski puasanya sah, seseorang yang kesiangan sahur akan kehilangan keutamaan dan pahala sunnah dari sahur yang dianjurkan Rasulullah.

(dis/dis)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement