Advertisement

Belum Mandi Wajib, Apakah Puasa Sah?

agn | Insertlive
Ilustrasi mandi
Belum Mandi Wajib, Apakah Puasa Sah?/Foto: InsertLive
Jakarta -

Belum Mandi Wajib, Apakah Puasa Sah?

Umat Muslim di seluruh dunia siap menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah. Sebelum menjalankan ibadah puasa, umat Muslim wajib mematuhi beberapa syaratnya. Lalu apakah mandi wajib menjadi salah satu syarat puasa?

Mandi wajib dilakukan sebagai salah satu cara untuk menghilangkan hadas besar. Mandi wajib harus dilakukan usai junub, haid, atau nifas agar dapat kembali melaksanakan ibadah seperti salat.

Dalam situs Kemenag, orang dalam keadaan junub berarti mengalami salah satu dari dua keadaan berikut, mengeluarkan air mani baik secara sengaja maupun tidak sengaja dan melakukan jimak dengan istri baik itu keluar mani ataupun tidak.

Pada bulan Ramadan, banyak pertanyaan tentang apakah puasa tetap sah meski belum melaksanakan mandi wajib. Seperti yang tertuang di dalam Al Qur'an surah Al-Baqarah ayat 187 yang berbunyi:

Advertisement

اُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ اِلٰى نِسَاۤىِٕكُمْ ۗ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَاَنْتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ اللّٰهُ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُوْنَ اَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۚ فَالْـٰٔنَ بَاشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ ۗ وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ وَلَا تُبَاشِرُوْهُنَّ وَاَنْتُمْ عٰكِفُوْنَۙ فِى الْمَسٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ فَلَا تَقْرَبُوْهَاۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ اٰيٰتِهٖ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُوْنَ

Artinya:

"Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beriktikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa."


Bolehkan Puasa meski Belum Mandi Wajib?

Infografis batas akhir puasa Syawal 2025Puasa / Foto: Fuad Hasim/detikcom

Dalam Kitab Fikih Sehari-hari oleh A R Shohibul Ulum, puasa muslim tetap sah meski belum melaksanakan mandi wajib. Pasalnya suci dari hadas besar tidak termasuk syarat sah puasa. Dalil tentang hal ini disebutkan dalam hadist:

"Berpuasa hukumnya sah bagi orang junub seperti orang yang memasuki waktu Subuh, sedangkan ia dalam keadaan belum mandi junub. Hal ini karena Aisyah dan Ummu Salamah RA berkata, 'Sesungguhnya Nabi SAW memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub karena jimak dengan istrinya, kemudian setelah itu beliau mandi dan berpuasa." (HR Bukhari)

Menurut informasi dari NU Online, menurut kitab Mausu'ah Fiqhiyyah XVI/55 dari kitab Mughni, Muhadzzab, orang yang berpuasa namun belum mandi wajib maka puasanya boleh atau sah. Namun, mandi wajib harus dilakukan sesegera mungkin atau sebelum waktu Subuh usai.

Umat Muslim juga diperbolehkan untuk melaksanakan mandi wajib saat puasa. Dalam buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian karya Muh Hambali, mandi wajib ketika puasa tidak mempengaruhi puasa seorang Muslim.

Mandi wajib dilakukan agar seorang Muslim bisa menunaikan ibadah salat fardhu. Perintah salat lima waktu ini tercantum dalam surah Al Baqarah ayat 43 yang berbunyi:

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ

Artinya:

"Tegakkanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk."



(agn/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement