8 Tahun Tulang Ekor Cesen Eks JKT48 Patah: Kalau Kambuh Kayak Lumpuh
Yansen Indiani atau Cesen, mantan member JKT48 sekaligus istri komika Marshel Widianto, akhirnya menjalani operasi tulang ekor setelah bertahun-tahun menahan rasa sakit.
Cedera yang dialaminya sejak 2017 itu membuat Cesen harus berjuang dalam diam selama hampir delapan tahun.
Cesen mengungkapkan cedera tersebut bermula dari insiden jatuh saat tampil di atas panggung bersama JKT48.
Padatnya jadwal manggung kala itu membuatnya memilih tetap beraktivitas tanpa sempat menjalani pemulihan total.
"Selama ini aku nahan. Kupikir nggak kenapa-kenapa, tapi ternyata kata dokter tulang ekorku patah dan sudah bergeser," ungkap Cesen di Rumpi: No Secret Trans TV, Kamis (5/2).
Seiring waktu, kondisinya justru semakin memburuk. Rasa nyeri kerap datang tiba-tiba hingga membuat tubuhnya kejang, menggigil, bahkan tak bisa bergerak untuk sesaat.
"Kalau lagi kambuh, rasanya kayak lumpuh. Bisa jatuh dan nggak bisa gerak sama sekali," tambahnya.
Setelah menjalani tindakan operasi, perjuangan Cesen belum sepenuhnya berakhir. Ia masih harus menjalani rawat jalan dan mengonsumsi tujuh jenis obat sekaligus.
Dokter juga menemukan adanya gangguan pada lambung dan usus yang memperberat kondisi fisiknya.
Meski masih merasakan nyeri dan kekakuan pada tubuh, semangat Cesen justru tidak surut.
Ibu dua anak itu mengaku tidak ingin larut dalam rasa takut dan memilih melihat sejauh mana tubuhnya bisa pulih pascaoperasi.
"Aku orangnya cuek. Aku malah pengen maksa diri sendiri, pengen tahu setelah tindakan kemarin aku bisa sejauh apa. Apa bisa lebih baik dari sebelumnya," ujarnya optimistis.
|
Baca Juga : Pengakuan Denada soal Oplas: Memang Buat Estetik
|
Untuk menunjang pemulihan, dokter menyarankan Cesen melatih kembali otot inti tubuh atau core dengan olahraga ringan seperti plank dan sit up.
Latihan tersebut dinilai penting untuk menjaga kekuatan dan stabilitas tulang belakangnya.
"Aku yakin ini aman karena aku juga lagi berjuang buat sehat. Jadi kalian juga harus jaga kesehatan," tutup Cesen.
Kisah Cesen ini menjadi pengingat bahwa cedera lama yang terlihat sepele bisa berdampak besar jika terus diabaikan, sekaligus menyoroti pentingnya mendengarkan sinyal tubuh sejak dini.
(ikh/fik)