Advertisement

Doktif Sebut Bahaya Gas Whipping Cream yang Dijual Bebas, Bisa Rusak Sistem Saraf

InsertLive | Insertlive
doktif
Doktif Sebut Bahaya Gas Whipping Cream yang Dijual Bebas, Bisa Rusak Sistem Saraf/Foto: Ahsan/detikhot
Jakarta -

Dokter Detektif atau Doktif menyoroti maraknya penjualan gas whip cream yang bisa dibeli bebas melalui platform daring.

Ia menilai bahwa penjualan bebas gas whip cream itu berpotensi membahayakan masyarakat bila tak diatur dengan ketat.

Apalagi, pembelian gas whip cream tersebut tak dilakukan verifikasi khusus sehingga berbahaya bagi anak-anak atau yang masih di bawah umur dengan harga jutaan rupiah.

"Gas ini saya beli sendiri secara online tanpa hambatan," kata Doktif pada awak media.

Advertisement

Lebih lanjut, Doktif mengatakan bahwa gas whip cream mengandung Nitrous Oxide atau N20 yang digunakan dalam dunia medis untuk anestesi atau bius.

Penggunaan gas di luar pengawasan medis sangat berbahaya karena berdampak serius bagi tubuh.

"Kandungannya bisa mencapai lebih dari 99 persen Nitrous Oxide," paparnya.

N20 sendiri bisa berisiko merusak sistem saraf pusat, terutama bila digunakan berulang yang bisa menyebabkan gangguan neurologis jangka panjang.

"Ini bukan mainan dan tidak untuk dicoba-coba," jelas Doktif.

Minimnya edukasi juga bisa membuat masyarakat meremehkan dampak dari bahaya gas tersebut yang bisa berakibat fatal.

"Kalau dibiarkan, dampaknya bisa luas," pungkasnya.

Doktif berharap bahwa pemerintah serta aparat bisa segera bertindak memberantas whip cream.

(dis)

Komentar

!nsertlive

Advertisement