Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Penyakit yang Diidap Lucky Element
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Penyakit yang Diidap Lucky Element
Duka kembali datang dari dunia hiburan Tanah Air atas kepergian Lucky Widja atau Lucky Element.
Lucky meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026 sekitar pukul 22.26 WIB di RS Halim Jakarta. Ferdy Tahier, rekan sekaligus sahabat, mengungkapkan kabar duka ini melalui unggahan di Instagram.
Ferdy menyebut kini Lucky sudah tidak lagi harus menahan sakit karena cuci darah hingga menggunakan oksigen.
"Selamat jalan sahabat gw..ade gw..partner gw di panggung...lo udah tenang,ga sakit lagi..ga butuh cuci darah lagi..ga perlu oxygen lagi..lo happy skrg,bisa muda lagi," tulis Ferdy.
"Tenang disana ya ki, gw sendirian di panggung nyanyinya sekarang. Semoga gw bisa ya nyanyi sendiri, semoga lo husnul khotimah ya ki, sampai ketemu lagi kita ya brader😭😔😍," lanjutnya.
Pada Februari 2023 lalu, Lucky Widja sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya. Ia mengidap tuberkulosis atau TB ginjal. Ia mengidap sakit itu sejak 2022. Kondisi itu pun membuat kinerja ginjalnya menurun.
Pada momen Ramadhan, Lucky sempat merasakan tubuhnya sangat lemas ketika buka puasa. Ia bahkan sampai harus merangkak untuk ke tempat tidur. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, sakit ginjal yang diidap Lucky sudah memasuki stadium lima dengan fungsi tersisa 18 persen.
Setelah melakukan pemeriksaan lanjutan, dokter menyebut Lucky mengidap tuberkulosis. Alhasil berat badannya terus mengalami penurunan dari 84 kilogram menjadi 64 kilogram.
"Gue kena namanya TB Ginjal, tuberkulosis ginjal. Tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi semua saluran kencing, ke bawah kena semua," beber mendiang Lucky Widja di YouTube Ferdy Tahier.
Lalu apa itu tuberkulosis ginjal? Dan seperti apa gejala yang dirasakan oleh penderita? Simak penjelasannya di bawah.
Arti Tuberkolosis Ginjal
Lucky Element Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan di TPU Jeruk Purut/ Foto: Instagram |
Tuberkolosis ginjal atau TB ginjal terjadi karena infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang terjadi pada ginjal. Spesies lain dari bakteri ini seperti Mycobacterium bovis juga bisa menjadi penyebab penyakit tersebut.
Dalam laporan dari Healthline, penyakit ini cukup jarang terjadi pasalnya tuberkolosis biasanya menyerang paru-paru. Infeksi juga biasa terjadi saat bakteri menyebar melalui aliran darah dari jaringan paru yang terinfeksi ke ginjal.
Penyakit ini sering sulit dideteksi sejak dini karena gejalanya yang mirip dengan infeksi saluran kemih biasa. Akibatnya diagnosis sering terlambat. Bakteri TB ginjal bisa menyebabkan peradangan dan kerusakan pada ginjal. Jika tidak segera ditangani dapat berujung pada gagal ginjal.
Gejala Tuberkulosis Ginjal
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik |
Pada beberapa kasus, bakteri tuberkulosis ada di dalam kondisi tidak aktif di ginjal tapi dapat kembali aktif pada orang yang memiliki sistem imum yang lemah. Tidak semua pengidap tuberkulosis ginjal mengalami gejala. Namun, sebagian sering mengeluhkan hal berikut:
- Demam terus-menerus
- Batuk
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di area pinggang
- Ada darah di urine
- Nyeri saat buang air kecil
- Sering buang air kecil
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Keringat malam
- Urine berwarna keruh
- Kelelahan atau badan terasa lemas
- Nafsu makan menurun
Pengobatan Tuberkulosis Ginjal
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik |
TB ginjal biasanya ditangani dengan pemberian antibiotik seperti isoniazid, rifampisin, pyrazinamide dan ethambutol. Obat-obat tersebut harus dikonsumsi sesuai dengan dosis yang tepat dari dokter selama dua bulan pertama pengobatan.
Setelahnya, bisa dilanjutkan dengan penggunaan isoniazid dan rifampisin selama empat bulan untuk memastikan bakteri penyebab tuberkulosis benar-benar menghilang.
Jika ada pasien yang mengalami resistensi obat tuberkulosis, maka akan dialihkan ke terapi lini kedua dengan durasi yang lebih panjang yaitu delapan bulan. Hal itu membuat penderita TB ginjal wajib mengonsumsi obat secara teratur dan tidak boleh melewatkan satu pun dosis demi mencegah resistensi obat.
Siapa yang Bisa Mengidap TB Ginjal?
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik |
Siapa pun bisa mengidap tuberkulosis ginjal. Namun, ada beberapa orang yang memiliki risiko lebih besar mengidap penyakit ini. Risiko lebih besar mengidap TB ginjal terjadi pada orang-orang dengan kekebalan tubuh yang menurun akibat:
- Infeksi HIV
- Diabetes
- Mengonsumsi imunosupresan usai menjalani transplantasi organ.
Cara Mendiagnosis Tuberkulosis Ginjal
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik |
Seperti yang disebutkan sebelumnya, TB ginjal sulit mendapatkan deteksi dini karena mirip dengan infeksi saluran kemih. Namun ada beberapa metode yang digunakan dokter untuk mendiagnosis penyakit ini seperti melakukan:
Tes Darah
Dengan mengambi sampel darah untuk mendeteksi tanda-tanda infeksi, mengukur metabolisme dan kandungan kalsium dalam ginjal serta mengetahui fungsi ginjal secara keseluruhan.
Tes Urine
Untuk mengetahui adanya nanah atau sel darah merah pada urine pasien TB ginjal. Tes ini sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk mendapatkan hasil terbaik.
Tes Tuberkulin
Dokter akan menyuntikkan protein tuberkular ke area kecil pada permukaan kulit. Jika terinfeksi, akan ada benjolan kemerahan pada 2-3 hari kemudian.
Tes Pencitraan
Yaitu melaukan CT scan, rontgen atau pyelogram intravena.
Seberapa Bahaya Tuberkulosis Ginjal?
Vokalis Band Element Lucky Wijaya Meninggal Dunia di Usia 49 Tahun/ Foto: Instagram @luckywidja |
Tuberkulosis ginjal masuk ke dalam kategori penyakit serius. Jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat, infeksi ini dapat menyebabkan:
- Kerusakan permanen pada ginjal
- Fungsi ginjal terganggu
- Penyebaran infeksi ke kandung kemih dan organ lain
- Ada risiko gagal ginjal
Apakah Tuberkulosis Ginjal Menular?
Tuberkulosis ginjal umumnya tidak menular secara langsung melalui urine atau udara seperti tuberkulosis paru. Penyakit ini tergolong TBC ekstra paru yang bakterinya menetap di organ sehingga tidak menyebar melalui batuk atau bersin. Namun, pasien bisa menularkan jika memiliki TBC paru aktif secara bersamaan.
(agn/fik)
Lucky Element Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan di TPU Jeruk Purut/ Foto: Instagram
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik
Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Seperti yang Diidap Lucky Element/ Foto: Freepik
Vokalis Band Element Lucky Wijaya Meninggal Dunia di Usia 49 Tahun/ Foto: Instagram @luckywidja