Ini Diet yang Paling Cocok & Sesuai dengan Gaya Hidup Orang Indonesia
Diet adalah salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seseorang yang ingin menurunkan berat badan. Ada beberapa cara diet yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan.
Salah satunya ada diet keto, diet intermitten fasting, diet mayo dan diet mediterania. Kendati demikian, diet harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi tubuh dan butuh pendampingan dari profesional seperti ahli gizi agar efektif dan aman.
Bukan tanpa alasan, setiap individu memiliki kebutuhan harian yang beragam dan mempunyai kondisi fisik yang berbeda-beda.
Menurut seorang dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Cut Hafiah M.Gz, SpGK, FiNEM, AIFO-K, CSNC ada diet yang cocok dengan tubuh dan gaya hidup orang Indonesia yaitu diet mediterania.
Diet mediterania adalah sebuah gaya makan yang terinspirasi masyarakat di kawasan Mediterania seperti Italia, Yunani dan Spanyol.
Diet ini menganjurkan kita untuk mengonsumsi makanan yang bersumber dari tumbuhan yang kaya akan karbohidrat kompleks, vitamin dan mineral.
Dalam menjalankannya, kita harus mengedepankan konsumsi buah, sayur dan biji-bijian yang mengandung banyak serat.
Foto: Aprilia Devi/detikJatim |
Namun, diet mediterania memperbolehkan kita tetap mengonsumsi berbagai sumber protein dan lemak seperti daging merah, ikan, hanya saja porsinya lebih sedikit.
Sehingga, asupan yang masuk ke dalam tubuh seimbang dan akan memberikan kesehatan yang menyeluruh dan menjadikan tubuh lebih sehat.
"Jadi yang paling sesuai itu adalah diet mediterania karena dietnya sehat dan seimbang. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhannya seperti apa, kebiasannya seperti apa jadi analisis asupannya jadi seimbang," ucap dr. Cut di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan pada Minggu (25/1).
Selain itu, dokter ahli gizi yang telah memiliki banyak pasien ini juga menjelaskan bahwa diet ini juga masih mengutamakan makro nutrien, mikro nutrien, karbohidrat, lemak dan protein.
"Nggak menghilangkan karbo full, jadi tetap seimbang. Itu yang paling sesuai sama orang Asia bahkan Amerika Serikat," tutur sang dokter.
Namun, dr. Cut Hafiah juga menegaskan bahwa diet itu bukan semata-mata tentang angka dan turun timbangan yang cepat tapi kita harus memastikan efek jangka panjang yang akan terjadi kepada tubuh.
Foto: Aprilia Devi/detikJatim