Anak Cerita Penyebab Rima Melati Dilarikan ke RS hingga Akhirnya Meninggal

Insertlive | Insertlive
Jumat, 24 Jun 2022 10:25 WIB
rima melati
Jakarta, Insertlive -

Kepergian aktris senior Rima Melati menjadi kabar duka bagi dunia hiburan Indonesia.

Kabar ini juga menjadi duka mendalam bagi sanak keluarga yang ditinggalkan untuk selamanya.

Aditya Tumbuan putra Rima menceritakan bagaimana kronologi Rima dirawat di rumah sakit hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.


Awalnya, Rima menderita Ulkus Dekubitus yang menyebabkan luka di bagian belakang tubuh Rima akibat terlalu lama berbaring setelah kondisi kesehatan menurun.

Luka infeksi tersebut menyebabkan Rima mengalami demam yang tinggi hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. 

"Pertama kali masuk Ibu Rima terkena infeksi dari luka bagian belakang, punggung belakang, infeksi tersebut membuat ibu demam tinggi," kata Aditya Tumbuan di rumah duka kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (23/6).

Infeksi tersebut kemudian mulai menjalar ke bagian tubuh yang lain seperti paru-paru dan ginjal hingga menyebabkan kondisi kesehatan Rima semakin menurun.

"Lalu kita bawa ke RS langsung ke ICU di sana dirawat kira-kira dua minggu, ternyata ada infeksi lain yang istilahnya merambat dari infeksi pertama yaitu paru-parunya mulai terendam air dan harus disedot, dari situ berturut-turut menjalar ke ginjal," sambungnya.

Aditya berspekulasi bahwa ginjal sang ibunda mulai bermasalah karena terlalu lama berbaring di rumah sakit dan mengonsumsi obat setiap hari.

Hal itu pula yang membuat mendiang Rima harus menjalani cuci darah setiap harinya. Bahkan Aditya berujar sang ibunda sudah melakukan cuci darah sebanyak 7 kali.

"Menurut saya, kita rasa ginjal itu suatu hal yang memang kalau pasien itu sudah lama di rumah sakit, minum obat, lama-lama mungkin efeknya ke ginjal. Dan dari situ ibu harus dilakukan cuci darah atau HD (Hemodialisa)," kata Aditya.

"Dan selama di RSPAD ini sudah dilakukan 7 kali. Hasilnya memang membuat ibu stabil, tapi kadang memang usia yang membuat ibu itu seperti berjuang," sambungnya.

Kondisi Rima semakin parah ketika hendak dipindahkan ke ruang perawatan yang lain hingga dinyatakan mengalami gagal jantung.

"Jadi, ketika saya mau pindah, sepertinya ibu drop. Dokter langsung lari, perawat lari, bilang ke saya, 'ibu gagal jantung'," cerita Aditya.

"Akhirnya dilakukan pertolongan pertama. Di situ saya merasa bahwa memang sebaiknya ibu sudah saatnya untuk pergi," tutupnya.

Aditya juga sempat berujar bahwa mendiang Rima Melati rencananya akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir ada Minggu (26/6).

(ikh/ikh)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER