Tamara Bleszynski Menangis Tahu Hotel Peninggalan Ayah Jadi Jaminan Utang

Monica | Insertlive
Rabu, 22 Jun 2022 22:40 WIB
Tamara Bleszynski Tamara Bleszynski Menangis Tahu Hotel Peninggalan Ayah Jadi Jaminan Utang / Foto: Instagram/tamarableszynskiofficial
Jakarta, Insertlive -

Tamara Bleszynski akhirnya buka suara terkait laporan polisi atas kasus penggelapan aset di Polda Jawa Barat pada 6 Desember 2021 lalu. Sambil menangis, Tamara Bleszynski menceritakan bahwa aset warisan sang ayah berupa sebuah hotel di kawasan Cipanas, Jawa Barat tiba-tiba dijadikan jaminan utang pada 2020 silam.

"Itu menurut saya sudah sangat keterlaluan, sangat tidak manusiawi," kata Tamara Bleszynski, saat menggelar konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/6).

Djohansyah selaku kuasa hukum Tamara Bleszynski mengatakan kliennya tidak pernah dilibatkan dalam berbagai kegiatan di hotel tersebut. Pasalnya, Tamara Bleszynski mewarisi saham sebesar 20 persen dari ayahandanya yang telah berpulang pada 2001 silam.


"19 tahun Tamara tidak pernah diundang ke RUPS, tidak pernah dilibatkan," ujar Djohansyah.

Tama Bleszynski awalnya tak ingin mempermasalahkan hal tersebut. Ia masih percaya jika kelak pengurus hotel akan melibatkan dirinya sebagai salah satu pemegang saham resmi.

"Kenapa selama 19 tahun diam saja, karena saya berpegangan pada cinta kasih. Saya merasa orang pasti akan berubah jadi baik, atau ada itikad baik," tutur Tamara Bleszynksi.

Namun sayang, hotel tersebut malah dijadikan jaminan utang oleh para pengurus tanpa pernah memberitahukan kondisi keuangan perusahaan.

"Padahal sebagai pemegang saham, beliau harus mendapat hak yang paling dasar yaitu RUPS. Itu diatur undang-undang," ujar Djohansyah.

"Di situ kan jadi wadah Tamara bertanya hotel ini bagaimana, dan pengurus hotel juga wajib memberikan laporan soal hotel ini untung atau rugi. Kalau rugi harus seperti apa, kalau untung seperti apa. Itu wadahnya di RUPS dan itu saja tidak didapatkan," sambungnya.

Hal itu lah yang membuat Tamara Bleszynski memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Tamara Bleszynski tak ingin menanggung utang orang lain yang tidak diketahui penyebabnya.

"Saya sudah tidak ada apa-apa lagi, saya berusaha melakukan yang terbaik tapi malah diginiin terus. Untuk itu saya memohon kepada pengacara saya, tolong dong, saya mesti gimana? Saya sudah enggak ngerti lagi," tutur Tamara Bleszynski.

"Saya cuma ingin tenang hidup di Bali, ngurus anak. Saya enggak ngerti lagi apa yang harus saya lakukan agar bagaimana saya bisa dapat keadilan," pungkasnya.

(kpr/kpr)
Tonton juga video berikut:
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
UPCOMING EVENT Lebih lanjut
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER