Rayakan Hari Pahlawan, Pangeran Harry & Meghan Dituding Cari Muka

nap - INSERTLIVE
Senin, 09 Nov 2020 21:45 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle
Jakarta, Insertlive -

Setiap tanggal 11 November, Inggris memperingati Remembrance Day atau Hari Pahlawan. Pada hari itu biasanya diperingati dengan melakukan diam sejenak selama 2 menit untuk menghargai pahlawan yang tewas di medan perang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, anggota Kerajaan Inggris ikut merayakan hari tersebut. Bedanya, tahun ini mereka memperingatinya lebih dulu dengan menggelar upacara pada hari Minggu (8/11) kemarin.

Namun, yang membuat perhatian publik teralihkan adalah karena kehadiran Pangeran Harry dan Meghan Markle. Keduanya hadir dengan mengenakan pakaian serba warna hitam.


Meskipun tidak diizinkan Ratu Elizabeth II merayakan Remembrance Day di Inggris, seorang sumber menyebutkan Pangeran Harry tidak akan melewatkan momen tersebut.

"Penting bagi Duke dan Duchess untuk dapat secara pribadi mengenali Remembrance dengan cara mereka sendiri, untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang telah mengabdi dan kepada mereka yang memberikan nyawa mereka," ungkapnya dilansir Express.

Tapi, kehadiran Pangeran Harry dan Meghan justru mendapat kritikan pedas dari publik. Piers Morgan, Jurnalis pakar Kerajaan Inggris menyebutkan bahwa mereka hanya cari muka saja.

Pasalnya, Harry dan Meghan ternyata menyewa fotografer pribadi untuk meliput keduanya di acara tersebut.

"Mereka pergi ke pemakaman militer di Los Angeles dan mengundang fotografer. Ingat mereka berpikiran privasi, keduanya tidak suka pers. Dan mereka kemudian merilis serangkaian gambar diri mereka sendiri di kuburan,"

"Mereka memperlakukan Remembrance Day seperti mencoba mencuri berita utama. Jika mereka ingin 'dibiarkan sendiri ', mereka tidak akan melakukan aksi press setiap hari untuk mendapatkan perhatian media," ungkap Piers Morgan.

Hanya saja, pihak Kerajaan Inggris masih belum berkomentar soal tuduhan tersebut. Kabarnya, Ratu Elizabeth bakal mencopot gelar Kerajaan Pangeran Harry karena melanggar beberapa aturannya setelah pindah ke AS.

[Gambas:Video Insertlive]



(nap/arm)
FOTO TERKAIT
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
detikNetwork
BACA JUGA
VIDEO
TERKAIT
POPULER