Warga Wuhan Nyaris Gila saat 'Lockdown', Ada Keharuan dari Kisah Pasutri Ini
Dias Samsoerizal |
Insertlive
Jakarta
-
Pandemi virus corona semakin meluas di berbagai belahan dunia. WHO telah menetapkan wabah corona ini sebagai pandemi yang berbahaya.
Melalui tayangan video dokumenter yang direkam langsung oleh dua warga lokal ini memperlihatkan situasi China yang lumpuh total sejak pemerintah mengeluarkan perintah untuk menutup 20 kota sejak Januari 2020.
Merasakan karantina diri selama hampir dua bulan, warga lokal yang merekam aktivitasnya mulai merasa ada yang tak beres pada emosi dan psikis mereka. Lin Wenhua yang memilih menjadi salah satu relawan medis mengaku bahwa ia merasa sangat lelah dengan keadaannya saat ini.
"Teman lamaku mengatakan bahwa aku memberikan respons tak seperti biasanya. Aku pikir itu benar karena aku kurang istirahat dan makan dengan baik. Secara tiba-tiba aku merasa sangat kelelahan," ujarnya.
Sementara, Cai Kaihai yang bekerja sebagai seorang pembuat film merasa kehilangan semangat hidup setelah istrinya dinyatakan positif terjangkit virus corona dan mulai merasa depresi karena tak kunjung mendapat perawatan di rumah sakit.
"Istriku seorang pekerja rumah sakit, tiba-tiba dia menghubungiku dan mengatakan 'aku kena' dia menjelaskan kalau ia positif corona. Dokter minta aku dan istriku untuk mengkarantina diri di rumah. Aku menjadi tak semangat. Istriku juga sama. Ia terus menangis karena gejalanya semakin parah," ungkapnya.
Dalam video yang kini jadi trending nomor satu di YouTube Indonesia, pasutri itu berjuang begitu berat. Suaminya yang sabar begitu tabah menghadapi depresinya sang istri yang melemah karena COVID-19 tapi belum bisa dirawat karena situasi tak memungkinkan.
Sang suami bahkan sempat diusir beberapa kali. "Pergi sana, aku tak mau kamu ada di sini!" ucap sang istri yang depresi dan sebenarnya tak mau menularkan penyakitnya.
Tapi sang suami tetap bersabar sembari mengurus istri dan bersih-bersih dengan peralatan lengkap dari atas sampai kaki.
Ada adegan di mana suaminya memasak sup ayam dan mengetuk agar istrinya mengambil makanan itu. Adegan-adegan itu pun bikin netter terharu.
Suaminya memang seorang filmmaker. Karenanya ia tetap menyalakan kamera agar nantinya menjadi dokumenter pribadi mereka.
Nyatanya upaya pencegahan wabah yang dilakukan oleh China ini mendapat sanjungan dari berbagai pihak karena dengan cepat China dapat mengurangi jumlah orang yang terjangkit virus dengan cepat.
Berdasarkan peta Coronavirus COVID-19 Global Cases by John Hopkins CSSE, Jumat (20/3), tercatat bahwa China berhasil menurunkan kurva grafik orang yang terjangkit virus corona menurun tajam dengan total kesembuhan sebanyak 58.381 orang.
Di Amerika Serikat sendiri telah dilakukan uji coba vaksin virus corona kepada salah satu relawan, dan China mengejar ketinggalan di belakangnya dengan mencari relawan yang akan di uji coba.
Ini video trending kisah mereka di BBC yang menyentuh.
(dis/syf)
Loading ...
Melalui tayangan video dokumenter yang direkam langsung oleh dua warga lokal ini memperlihatkan situasi China yang lumpuh total sejak pemerintah mengeluarkan perintah untuk menutup 20 kota sejak Januari 2020.
Advertisement
Merasakan karantina diri selama hampir dua bulan, warga lokal yang merekam aktivitasnya mulai merasa ada yang tak beres pada emosi dan psikis mereka. Lin Wenhua yang memilih menjadi salah satu relawan medis mengaku bahwa ia merasa sangat lelah dengan keadaannya saat ini.
"Teman lamaku mengatakan bahwa aku memberikan respons tak seperti biasanya. Aku pikir itu benar karena aku kurang istirahat dan makan dengan baik. Secara tiba-tiba aku merasa sangat kelelahan," ujarnya.
Sementara, Cai Kaihai yang bekerja sebagai seorang pembuat film merasa kehilangan semangat hidup setelah istrinya dinyatakan positif terjangkit virus corona dan mulai merasa depresi karena tak kunjung mendapat perawatan di rumah sakit.
"Istriku seorang pekerja rumah sakit, tiba-tiba dia menghubungiku dan mengatakan 'aku kena' dia menjelaskan kalau ia positif corona. Dokter minta aku dan istriku untuk mengkarantina diri di rumah. Aku menjadi tak semangat. Istriku juga sama. Ia terus menangis karena gejalanya semakin parah," ungkapnya.
Dalam video yang kini jadi trending nomor satu di YouTube Indonesia, pasutri itu berjuang begitu berat. Suaminya yang sabar begitu tabah menghadapi depresinya sang istri yang melemah karena COVID-19 tapi belum bisa dirawat karena situasi tak memungkinkan.
Sang suami bahkan sempat diusir beberapa kali. "Pergi sana, aku tak mau kamu ada di sini!" ucap sang istri yang depresi dan sebenarnya tak mau menularkan penyakitnya.
Tapi sang suami tetap bersabar sembari mengurus istri dan bersih-bersih dengan peralatan lengkap dari atas sampai kaki.
Ada adegan di mana suaminya memasak sup ayam dan mengetuk agar istrinya mengambil makanan itu. Adegan-adegan itu pun bikin netter terharu.
Suaminya memang seorang filmmaker. Karenanya ia tetap menyalakan kamera agar nantinya menjadi dokumenter pribadi mereka.
Nyatanya upaya pencegahan wabah yang dilakukan oleh China ini mendapat sanjungan dari berbagai pihak karena dengan cepat China dapat mengurangi jumlah orang yang terjangkit virus dengan cepat.
Berdasarkan peta Coronavirus COVID-19 Global Cases by John Hopkins CSSE, Jumat (20/3), tercatat bahwa China berhasil menurunkan kurva grafik orang yang terjangkit virus corona menurun tajam dengan total kesembuhan sebanyak 58.381 orang.
Di Amerika Serikat sendiri telah dilakukan uji coba vaksin virus corona kepada salah satu relawan, dan China mengejar ketinggalan di belakangnya dengan mencari relawan yang akan di uji coba.
Ini video trending kisah mereka di BBC yang menyentuh.
(dis/syf)