Syifa Hadju Cabut Laporan ke Pelaku yang Ancam Bunuh dan Perkosa Dirinya
Edward JA Ginting |
Insertlive
Jakarta
-
Syifa Hadju melaporkan orang yang telah mengamcam akan membunuh dan memperkosanya ke pihak berwajib. Pelaku sudah ditahan pihak kepolisian. Namun, setelah beberapa hari pelaku ditangkap, Syifa Hadju memutuskan untuk mencabut laporan yang dilayangkan ke Polres Tangerang Selatan.
Keputusan ini diambil Syifa setelah bertemu dengan keluarga pelaku. Syifa pun bertemu langsung dengan pelakunya.
Setelah pertemuan tersebut, pintu hati Syifa terketuk dan memilih memaafkan pelaku yang ternyata adalah salah satu penggemarnya dan ingin mendapat perhatian darinya.
"Semuanya adalah salah paham. Semuanya udah clear sekarang, iya (damai) Insya Allah, benar," lanjutnya.
Syifa melanjutkan dirinyaberharap kejadian yang menimpanya ini menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak menganggap enteng masalah perundungan.
"Aku harap dengan semua ada pemberitaan ini nggak membuat terlapor di sudutkan juga itu kayak jadi roda yang terus berputar bully itu menjadi hal yang nggak pernah putus," pungkas Syifa Hadju.
Sementara itu, sebelumnya diberitakan, pelaku pengancaman dengan inisial HA ditangkap di Karang Anyar, Jawa Tengah pada Minggu (1/3) menyusul laporan Syifa Hadju pada hari Jumat (28/2) lalu.
(arm/fik)
Loading ...
Keputusan ini diambil Syifa setelah bertemu dengan keluarga pelaku. Syifa pun bertemu langsung dengan pelakunya.
Advertisement
Setelah pertemuan tersebut, pintu hati Syifa terketuk dan memilih memaafkan pelaku yang ternyata adalah salah satu penggemarnya dan ingin mendapat perhatian darinya.
Syifa melanjutkan dirinyaberharap kejadian yang menimpanya ini menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak menganggap enteng masalah perundungan.
"Aku harap dengan semua ada pemberitaan ini nggak membuat terlapor di sudutkan juga itu kayak jadi roda yang terus berputar bully itu menjadi hal yang nggak pernah putus," pungkas Syifa Hadju.
Sementara itu, sebelumnya diberitakan, pelaku pengancaman dengan inisial HA ditangkap di Karang Anyar, Jawa Tengah pada Minggu (1/3) menyusul laporan Syifa Hadju pada hari Jumat (28/2) lalu.
(arm/fik)