Advertisement

Lama Menghilang, Solois Duffy Akui Sempat Diperkosa & Disekap

Agustin Dwi Anandawati | Insertlive
Lama tidak terdengar kabarnya, solois Duffy mengaku jika dirinya pernah diperkosa, dibius, dan disekap. Hal itu membuat Duffy harus cuti dari dunia musik.
Foto: AP/Joel Ryan
Jakarta - Lama tidak terdengar kabarnya, solois Duffy hadir memberikan penyataan yang mengejutkan. Lewat Instagramnya, Duffy mengaku jika dirinya pernah diperkosa, dibius, dan disekap selama beberapa hari.

Duffy menuliskan jika ia pernah menceritakan pengalaman kelamnya kepada seorang jurnalis tahun lalu. Duffy juga mengungkapkan jika kini kondisinya telah stabil usai kejadian itu.

[Gambas:Instagram]

"Seorang jurnalis menghubungiku, dia menemukan cara untuk mendapatkanku dan aku menceritakan semua padanya musim panas lalu," tulis Duffy.

Advertisement



Duffy juga menyebut jika kisah kelamnya itu menjadi sebab dirinya sempat menghilang dari dunia musik yang telah membesarkan namanya.

"Banyak dari antara kalian yang bertanya-tanya ke mana saya dan kenapa [menghilang]," tulis Duffy.

"Kau ingin tahu kenapa saya tidak memakai suara saya untuk mengekspresikan luka hati? Saya tidak ingin menunjukkan kesedihan pada dunia. Saya bertanya pada diri sendiri, bagaimana mungkin saya bernyanyi dengan hati kacau? Dan perlahan, hati saya menguat," sambungnya.

Penyanyi 35 tahun itu juga mengungkapkan siap untuk menjawab semua pertanyaan wawancara dan berharap tidak ada yang menggangu keluarganya.

"Tolong hormati hal ini sebagai langkah perlahan saya, untuk diri saya sendiri, dan saya tidak ingin ada gangguan pada keluarga saya. Tolong dukung saya untuk menjadikan ini sebagai pengalaman positif," pinta Duffy.

Sosok Duffy sendiri dikenal sebagai solois sejak 2003. Namanya mulai dikenal usai ia merilis album pertamanya Rockferry pada 2008. Beberapa tembangnya yang terkenal adalah Well Well Well dan Mercy. Hingga pada 2015, Duffy memutuskan untuk hiatus dari dunia musik.



[Gambas:Video Insertlive]



(agn/agn)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement