Model Berinisial BN Akui Pernah Jadi Korban Pemerkosaan
des |
Insertlive
Jakarta
-
Seorang model dengan inisial BN mengaku bahwa dirinya pernah menjadi korban pemerkosaan dan pelecehan seksual.
BN menceritakan bahwa pemerkosaan yang terjadi pada dirinya terjadi beberapa tahun lalu.
Trauma dengan pelecehan yang terjadi pada dirinya, BN membutuhkan waktu untuk memulihkan luka trauma dari pengalaman buruk tersebut.
BN menuturkan masa lalunya yang kelam itu di depan seorang seksolog, Zoya Amirin.
"Jadi dulunya aku korban perkosaan dan pelecehan seksual. Jadi buat aku mengembalikan kekuatan, aku butuh seseorang gitu dan dia bantu aku untuk itu. Kebetulan Kak Zoya ini ahli seksologi dia temenan sama psikiater aku," ujar BN seperti dilansir Detik.com
BN mengaku bahwa setiap mengingat kejadian naas itu, dirinya sampai menangis setiap hari.
Selain itu, dia terkadang sampai bicara di depan kaca seorang diri.
"Aku nangis setiap hari satu jam, dia bilang itu enggak apa-apa. Aku kadang ngomong sendiri di kaca biar kuatin diri aku," tuturnya.
Sekarang, BN mengatakan bahwa dirinya sudah mulai membaik dari trauma masa lalunya yang tragis. (syf/syf)
Loading ...
Advertisement
BN menceritakan bahwa pemerkosaan yang terjadi pada dirinya terjadi beberapa tahun lalu.
Trauma dengan pelecehan yang terjadi pada dirinya, BN membutuhkan waktu untuk memulihkan luka trauma dari pengalaman buruk tersebut.
BN menuturkan masa lalunya yang kelam itu di depan seorang seksolog, Zoya Amirin.
"Jadi dulunya aku korban perkosaan dan pelecehan seksual. Jadi buat aku mengembalikan kekuatan, aku butuh seseorang gitu dan dia bantu aku untuk itu. Kebetulan Kak Zoya ini ahli seksologi dia temenan sama psikiater aku," ujar BN seperti dilansir Detik.com
BN mengaku bahwa setiap mengingat kejadian naas itu, dirinya sampai menangis setiap hari.
Selain itu, dia terkadang sampai bicara di depan kaca seorang diri.
"Aku nangis setiap hari satu jam, dia bilang itu enggak apa-apa. Aku kadang ngomong sendiri di kaca biar kuatin diri aku," tuturnya.
Sekarang, BN mengatakan bahwa dirinya sudah mulai membaik dari trauma masa lalunya yang tragis. (syf/syf)