Tike Priatnakusumah Merasa Bersalah Karena Jarang Bertemu Anak
Ollan |
Insertlive
Jakarta
-
Anak Tike Priatnakusumah, Latisya Rayya Arifti kini sudah semakin tumbuh dewasa. Tike cerita jika putrinya itu sudah duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Tike mengaku tak khawatir dengan perkembangan sang anak yang mulai dewasa. Apa lagi Tike berujar cukup dekat dengan sang anak yang menggemari berbagai hal tentang idola Korea.
"Sebetulnya khawatir enggak sih ya, selalu bisa terpantau, kebetulan kesukaan emak sama anaknya sama, anaknya suka Korea, emaknya suka banget," cerita Tike saat ditemui di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu (2/2).
"Hampir tiap hari mungkin jarang ketemu sama anak ya, Pergi jam 5 subuh, pulan jam 12 malam, anak aku jarang banget ketemu, paling cuman Sabtu atau Minggu, itu juga kalau enggak ada kerjaan," cerita Tike.
Tike cukup merasa tenang karena kehadiran sang suami yang bisa menemani anak. Sehingga tugas untuk menemani sang putri dibagi Tike bersama suami.
"Tapi kebetulan juga kalau saya lagi enggak ada, bapaknya ada selalu siap sedia buat nganter, jadi kita bagi-bagi tugas aja, kalau saya lagi enggak bisa, ya bapaknya yang ajak jalan-jalan, malah lebih sering bapaknya yang ajak jalan dibanding emaknya," kata Tike.
Meski begitu Tike tetap merasa bersalah karena jarang bertemu dengan sang anak. ia selalu berdoa agar bisa membahagiakan anaknya.
"Banget, selalu merasa bersalah, mudah-mudahan pas lagi tidur, mereka masih dengar saya tuh minta doanya biar bisa selalu menyenangkan mereka," ujar Tike.
(ikh/ikh)
Loading ...
Tike mengaku tak khawatir dengan perkembangan sang anak yang mulai dewasa. Apa lagi Tike berujar cukup dekat dengan sang anak yang menggemari berbagai hal tentang idola Korea.
"Sebetulnya khawatir enggak sih ya, selalu bisa terpantau, kebetulan kesukaan emak sama anaknya sama, anaknya suka Korea, emaknya suka banget," cerita Tike saat ditemui di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu (2/2).
Advertisement
"Hampir tiap hari mungkin jarang ketemu sama anak ya, Pergi jam 5 subuh, pulan jam 12 malam, anak aku jarang banget ketemu, paling cuman Sabtu atau Minggu, itu juga kalau enggak ada kerjaan," cerita Tike.
Tike Priatnakusumah dan anak/ Foto: Ollan |
Tike cukup merasa tenang karena kehadiran sang suami yang bisa menemani anak. Sehingga tugas untuk menemani sang putri dibagi Tike bersama suami.
"Tapi kebetulan juga kalau saya lagi enggak ada, bapaknya ada selalu siap sedia buat nganter, jadi kita bagi-bagi tugas aja, kalau saya lagi enggak bisa, ya bapaknya yang ajak jalan-jalan, malah lebih sering bapaknya yang ajak jalan dibanding emaknya," kata Tike.
Meski begitu Tike tetap merasa bersalah karena jarang bertemu dengan sang anak. ia selalu berdoa agar bisa membahagiakan anaknya.
"Banget, selalu merasa bersalah, mudah-mudahan pas lagi tidur, mereka masih dengar saya tuh minta doanya biar bisa selalu menyenangkan mereka," ujar Tike.
(ikh/ikh)
Tike Priatnakusumah dan anak/ Foto: Ollan