Advertisement

Lina Jubaedah Sudah Idap Hipertensi Sebelum Melahirkan Anak dari Teddy

Insertlive | Insertlive
Penyakit hipertensi Lina Jubaedah yang menjadi penyebab utama kematiannya ternyata sudah diidap cukup lama.
Lina Jubaedah dan Putri Delina (Foto: Istimewa)
Jakarta - Polda Jawa Barat akhirnya mengumumkan hasil autopsi Lina Jubaedah, Jumat (31/1). Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga menyatakan, sesuai hasil autopsi tidak ditemukan tanda kekerasan ataupun racun dalam tubuh Lina.

Hal ini sekaligus membantah dugaan Rizky Febian terkait dugaan adanya pembunuhan atau pembunuhan berencana terkait kematian ibundanya tersebut. 

Pada pemeriksaan organ dalam tubuh Lina, tim dokter forensik menemukan adanya hipertensi kronis, tukak lambung, batu empedu. Setelah ditelusuri, penyakit hipertensi yang diderita Lina ternyata sudah dialaminya sebelum melahirkan buah hatinya dari Teddy. Lina sendiri melahirkan anak dari Teddy pada November 2019 lalu. 

Advertisement



Informasi tersebut diperoleh dari dokter yang menangani proses kelahiran Lina Jubaedah kala itu. Sang Dokter juga sempat menyarankan proses kelahiran caesar, namun Lina menolak.

Hasil Autopsi Lina JubaedahHasil Autopsi Lina Jubaedah/ Foto: Insertlive

"Dokter menyampaikan bahwasanya supaya almarhum melahirkan dengan cara caesar, namun almarhum bersikeras untuk melahirkan normal," lanjutnya.

Kematian mantan istri Sule sempat berujung panjang lantaran Rizky Febian menduga adanya kejanggalan atas kematian ibunya yang terkesan mendadak tersebut. Rizky melaporkan kasus ini ke Polrestabes Bandung atas dugaan pembunuhan dan atau pembunuhan berencana. Atas laporan Rizky, maka pihak kepolisian membongkar makam Lina dan melakukan autopsi terhadap jasad mantan istri Sule tersebut.

[Gambas:Video Insertlive]

(aca/fik)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement