Nasib Miris Pemain Bola, Dulu Berjaya Sekarang Jadi Sopir Taksi Online
fik |
Insertlive
Jakarta
-
Kabar mengejutkan datang dari mantan pemain bola Turki, Hakan Sukur. Mantan kapten tim nasional Turki ini membuat pengakuan yang mengejutkan publik. Ia menyatakan bahwa saat ini dirinya bekerja sebagai sopir taksi online. Ia bekerja menjadi sopir taksi online untuk mencari nafkah setelah diasingkan di negara asalnya.
Ia melawan Presiden Turki tersebut. Hal ini membuatnya mengungsi ke Amerika Serikat. Kini, ia pun mencari uang dengan menjadi sopir taksi online di Negeri Paman Sam tersebut.
"Saya tak punya apa-apa lagi. Erdogan mengambil semuanya, kebebasan saya, kebebasan berekspresi dan hak untuk bekerja," katanya seperti dilansir dari Football Italia.
Mantan pemain Inter Milan ini dituding berpartisipasi dalam kudeta yang gagal. "Saya tak pernah melakukan sesuatu yang ilegal, saya bukan pengkhianat atau teroris," katanya.
"Saya mungkin menjadi musuh pemerintah, tetapi bukan negara atau bangsa Turki," ungkapnya.
Ia pun menceritakan bahwa dirinya mendapat tekanan dan asetnya juga disita. Setelah itu, Hakan Sukur pindah ke Amerika Serikat.
"Awalnya mengelola kafe di California, tetapi orang-orang aneh terus datang ke bar. Sekarang saya mengemudi untuk Uber dan menjual buku," katanya menceritakan kisah hidupnya.
Hakan Sukur dikenal sebagai salah satu penyerang yang produktif semasa aktif menjadi pemain bola. Ia menyarangkan 383 gol semasa kariernya. Ia juga tercatat mencetak gol tercepat di Piala Dunia tahun 2002 lalu. Selain di Inter, ia sempat berkarier di Torino, Parma dan Galatasaray. Hakan Sukur pensiun pada tahun 2008, dan dijuluki Banteng Bosporus.
(fik/fik)
Loading ...
Advertisement
"Saya tak punya apa-apa lagi. Erdogan mengambil semuanya, kebebasan saya, kebebasan berekspresi dan hak untuk bekerja," katanya seperti dilansir dari Football Italia.
Mantan pemain Inter Milan ini dituding berpartisipasi dalam kudeta yang gagal. "Saya tak pernah melakukan sesuatu yang ilegal, saya bukan pengkhianat atau teroris," katanya.
"Saya mungkin menjadi musuh pemerintah, tetapi bukan negara atau bangsa Turki," ungkapnya.
Hakan Sukur jadi sopir taksi online / Foto: Instagram/hakansukurofficial |
Ia pun menceritakan bahwa dirinya mendapat tekanan dan asetnya juga disita. Setelah itu, Hakan Sukur pindah ke Amerika Serikat.
"Awalnya mengelola kafe di California, tetapi orang-orang aneh terus datang ke bar. Sekarang saya mengemudi untuk Uber dan menjual buku," katanya menceritakan kisah hidupnya.
Hakan Sukur dikenal sebagai salah satu penyerang yang produktif semasa aktif menjadi pemain bola. Ia menyarangkan 383 gol semasa kariernya. Ia juga tercatat mencetak gol tercepat di Piala Dunia tahun 2002 lalu. Selain di Inter, ia sempat berkarier di Torino, Parma dan Galatasaray. Hakan Sukur pensiun pada tahun 2008, dan dijuluki Banteng Bosporus.
(fik/fik)
Hakan Sukur jadi sopir taksi online / Foto: Instagram/hakansukurofficial