Hidup Mewah di Hongkong, Sosialita Indonesia Diduga Menipu & Jadi DPO

aca - INSERTLIVE
Kamis, 05 Dec 2019 14:23 WIB
Hidup Mewah di Hongkong, Sosialita Indonesia Diduga Menipu & Jadi DPO
Jakarta, Insertlive - Seorang wanita asal Indonesia, Azura Luna Mangunhardjono, menjadi perbincangan publik usai dituding sebagai penipu profesional demi gaya hidup mewah sebagai sosialita di Hongkong. Ia pun dilaporkan mantan kekasihnya yang merasa telah ditipu olehnya.

Dilansir dari South China Morning Post Magazine, sang mantan yang diketahui bernama Jason menceritakan awal mula pertemuannya dengan Azura. Jason mengenal Azura sebagai sosok yang mencolok dan luar biasa.


Azura memperkenalkan dirinya sebagai seseorang yang hidup mewah dengan uang saku US$150 ribu atau Rp2,1 miliar sebulan, berkeliling dunia menggunakan jet pribadi. Ia mengaku tumbuh dewasa di London, Paris, dan Bali.

Pertengahan Oktober 2017 menjadi awal jebakan Azura kepada Jason. Ia diundang ke apartemen Azura di lantai 20 di 1 Robinson Road, daerah kelas menengah yang harga sewanya mencapai US$12.500 atau Rp176 juta.

"Kami bertukar nomor telepon, saya terbang ke Beijing, Seoul, Tokyo, dan selama seminggu, kami mengirim SMS. Dia genit, mengirim foto, dan berkata saya harus datang menemuinya di Hong Kong. Dan saya berpikir, 'Wow, saya belum pernah bertemu orang seperti ini.' Jadi saya mengubah penerbangan pulang dan kembali," cerita Jason kepada South China Morning Post Magazine.

Menurut Jason, Azura mengatakan memiliki warisan senilai US$30 juta atau Rp422 miliar dari ayahnya yang telah meninggal, termasuk mempunyai kapal pesiar. Azura juga mengklaim keluarganya adalah salah satu dari 10 klan terkaya di Indonesia dan ibunya benar-benar membantu Bill Clinton menjadi Presiden Amerika Serikat.

Azura Luna Mangunhardjono Azura Luna Mangunhardjono / Foto: Instagram

Beberapa kasus penipuan lainnya juga pernah dilakukan Azura. Ia pernah ditangkap polisi karena kasus penipuan penjualan tas Hermes kepada seorang warga Los Angeles seharga US$86 ribu atau Rp1,2 miliar. Tapi, ketika Shopie membawa empat tasnya untuk diautentifikasi, dua tas itu dinyatakan palsu. Azura kemudian dibebaskan lewat bantuan dua pengacaranya.

Mantan kekasih Azura lainnya, Robert, juga pernah ditipu. Ia bahkan telah mengirim hingga US$150 ribu atau Rp2,1 miliar untuk membantu ayah Azura yang sedang sekarat pada akhir 2017. Robert juga mentransfer US$30 ribu atau Rp422 juta ke Azura untuk apa yang dia sebut sebagai sumbangan amal, yang kemudian Robert mengetahui bahwa uang itu tidak pernah diberikan kepada badan amal.

Azura, yang juga dikenal dengan Alexandra, Ally, atau Miss M, tidak lagi aktif di media sosial. Akun Instagramnya @followyourbliss007, dinonaktifkan atau dihapus secara permanen, sementara akun Twitter dengan namanya tampaknya tak pernah digunakan lagi.

Azura dicap sebagai profesional yang berpengalaman dalam mencuri, memeras, dan menipu orang yang tidak menaruh curiga. Ulasan anonim di situs web Scamion.com mengklaim bahwa Azura bukan nama sebenarnya.

"Nama aslinya adalah Enjang Widhi Palupi, lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 27 Oktober 1978," klaim ulasan itu.

Klaim ulasan itu juga menjelaskan bahwa Azura berhasil menipu tidak hanya individu di Hong Kong, tetapi juga di London, Paris, Milan, Singapura, Jakarta, LA, dan New York City. Kini, Azura masuk dalam daftan pencarian orang (DPO).

[Gambas:Video Insertlive]

(aca/fik)
KOMENTAR
POPULER