Mediasi Damai Lucky Perdana dengan QQ Production Gagal
Ilona Tarigan |
Insertlive
Jakarta
-
Kasus perseteruan antara QQ Production dengan Lucky Perdana masih terus berlanjut. Mediasi yang seharusnya digelar di Pengadilan Negeri Bogor, gagal mencapai kata kesepakatan damai.
Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Lucky, Ucok Edyson Marpaung. Pertemuan di PN Bogor menjadi mediasi terakhir antara pihak QQ Production dengan Lucky.
"Ini adalah mediasi terakhir ya dan tidak ada kesepakatan untuk mediasi damai," kata Edyson saat ditemui di PN Bogor, Rabu (20/11).
"Mediasinya gagal karena tadi Lucky ingin menyampaikan sendiri tapi tidak bisa hadir karena ada panggilan syuting yang tidak bisa dilewatkan, tapi udah kita coba sampaikan dan memang tidak ada kesepakatan untuk damai," ujar Edyson.
Kasus perseteruan antara Lucky dengan QQ Production akan dibawa ke pengadilan. Pihak Lucky mengaku sudah siap dan akan menanti panggilan sidang.
"Ini akan lanjut ke meja hijau karena tadi juga sudah penandatangan dan kita tinggal tunggu panggilan sidang," kata Edyson.
(ikh/ikh)
Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Lucky, Ucok Edyson Marpaung. Pertemuan di PN Bogor menjadi mediasi terakhir antara pihak QQ Production dengan Lucky.
"Ini adalah mediasi terakhir ya dan tidak ada kesepakatan untuk mediasi damai," kata Edyson saat ditemui di PN Bogor, Rabu (20/11).
Advertisement
Kuasa hukum Lucky Perdana, Ucok Edyson Marpaung/ Foto: Ilona Tarigan |
"Mediasinya gagal karena tadi Lucky ingin menyampaikan sendiri tapi tidak bisa hadir karena ada panggilan syuting yang tidak bisa dilewatkan, tapi udah kita coba sampaikan dan memang tidak ada kesepakatan untuk damai," ujar Edyson.
Kasus perseteruan antara Lucky dengan QQ Production akan dibawa ke pengadilan. Pihak Lucky mengaku sudah siap dan akan menanti panggilan sidang.
"Ini akan lanjut ke meja hijau karena tadi juga sudah penandatangan dan kita tinggal tunggu panggilan sidang," kata Edyson.
(ikh/ikh)
Kuasa hukum Lucky Perdana, Ucok Edyson Marpaung/ Foto: Ilona Tarigan