Tanggapan Arie Untung & Fenita Arie soal RUU KUHP

AGASA HARCIS - INSERTLIVE
Minggu, 22 Sep 2019 21:26 WIB
Tanggapan Arie Untung & Fenita Arie soal RUU KUHP
Jakarta, Insertlive - Pasangan suami isti, Arie Untung dan Fenita Arie ikut menanggapi polemik yang terjadi di masyarakat Indonesia soal RUU KUHP. Menurut Arie dan Fenita, masih banyak hal yang bisa lakukan DPR ketimbang mengurus hal seperti ini.

Seperti diketahui, Indonesia sedang mengalami kehebohan karena ada beberapa pasal kontroversial yang disahkan oleh DPR di RUU KUHP dan Permasyarakatan. Ada beberapa pasal seperti pasal aborsi, pasal tentang napi bisa pakai hak cuti hingga pasal kecerobohan pemeliharaan hewan.

"Ini sebuah wacana yang debat tebal ya, ibaratnya ini wacana yang proses diskusinya masih belum terlalu panjang, karena kalau diskusinya panjang pasti nggak akan tercetus peraturan perundang-undangan yang receh gitu ya, masih banyak hal lebih penting yang bisa dibahas di sana," ujar Arie saat ditemui tim Insertlive di Jakarta (22/9).

Sang istri, Fenita, juga menilai bahwa memang masih banyak hal-hal penting di Indonesia yang perlu dibahas secara mendalam. Fenita ingin DPR fokus untuk membatu masyarakat Indonesia yang memerlukan bantuan.

Tanggapan Arie Untung & Fenita Arie soal RUU KUHPFoto: Instagram/ariekuntung

"Banyaklah hal yang harus dipikirin, masih banyak problem-problem kita yang masih belum selesai," kata Fenita.

"Tolonglah gitu bikin sesuatu tuh yang emang berdampak ke masyarakat luas, kayak sekarang gitu masyarakat tuh lagi butuh banget sama bantuan-bantuan, itu aja masih belum ada," tambah Fenita.

Arie dan Fenita juga ikut menganggapi soal pasal santet yang kini gencar dibicarakan oleh masyarakat. Menurut Arie, pasal santet justru akan menimbukan hal buruk ketimbang hal baik.

"Ini kalau dilolosin peraturan ini akan menimbulkan fitnah-fitnah baru, nggak suka sama orang bilang aja dukun santet, sakit apa nih kena santet dari si anu, ini kena penjara kan gitu," kata Arie Untung.


[Gambas:Video Insertlive]

(yoa/yoa)
KOMENTAR
POPULER