Barbie Kumalasari Tak Ingin Anak Jadi Broken Home
Riyo Rama |
Insertlive
Jakarta
-
Meski sudah bercerai Barbie Kumalasari mengaku masih membangun hubungan baik dengan suaminya. Hal itu dilakukannya untuk menjaga kebahagiaan anak-anaknya.
Bahkan saat lebaran beberapa waktu lalu, Barbie merayakannya bersama kekasih, mantan suami dan istrinya, serta anak-anak. Sehingga perceraian Barbie dan suaminya bukan berarti memutuskan hubungan silaturahmi keluarga.
Sering kali perceraian orang tua membuat anak menjadi korban. Bahkan hal itu kerap menjadi faktor yang menyakiti psikologis anak.
Namun Barbie dan mantan suaminya menyikapi hal tersebut dengan cara berbeda. Mereka tetap menjalin komunikasi dan hubungan baik untuk menjaga kesehatan mental anak.
"Yang penting buat anak bahagia, karena aku kan broken home juga, mama papa ku juga dulu divorce di umur aku masih kecil, aku ngerasain yang namanya jadi anak broken home tuh nggak enak banget deh, apa lagi kalau orang tuanya pada egois nggak boleh ketemu anak segala macem, dan anak tuh sakit psikisnya, dan aku nggak mau anak aku ikut apa yang aku rasakan waktu kecil," kata Barbie.
Barbie juga berusaha membagi waktu unguk anak bersama mantan suaminya. Jadi anak-anak memiliki kebebasan untuk bertemu dengan ayah maupun ibunya.
"Kalau anak dari umur 0-4 tahun sama aku, tapi pas di umur 4 tahun itu kan aku sibuk, jadi aku titip sama papanya. Tapi kita udah komitmen kalau weekend anak sama aku, kalau hari sekolah sama papanya," kata Barbie.
(ikh/ikh)
Loading ...
Bahkan saat lebaran beberapa waktu lalu, Barbie merayakannya bersama kekasih, mantan suami dan istrinya, serta anak-anak. Sehingga perceraian Barbie dan suaminya bukan berarti memutuskan hubungan silaturahmi keluarga.
Advertisement
Sering kali perceraian orang tua membuat anak menjadi korban. Bahkan hal itu kerap menjadi faktor yang menyakiti psikologis anak.
Namun Barbie dan mantan suaminya menyikapi hal tersebut dengan cara berbeda. Mereka tetap menjalin komunikasi dan hubungan baik untuk menjaga kesehatan mental anak.
Foto: Agasa Putra HarcisBarbie Kumalasari |
"Yang penting buat anak bahagia, karena aku kan broken home juga, mama papa ku juga dulu divorce di umur aku masih kecil, aku ngerasain yang namanya jadi anak broken home tuh nggak enak banget deh, apa lagi kalau orang tuanya pada egois nggak boleh ketemu anak segala macem, dan anak tuh sakit psikisnya, dan aku nggak mau anak aku ikut apa yang aku rasakan waktu kecil," kata Barbie.
Barbie juga berusaha membagi waktu unguk anak bersama mantan suaminya. Jadi anak-anak memiliki kebebasan untuk bertemu dengan ayah maupun ibunya.
"Kalau anak dari umur 0-4 tahun sama aku, tapi pas di umur 4 tahun itu kan aku sibuk, jadi aku titip sama papanya. Tapi kita udah komitmen kalau weekend anak sama aku, kalau hari sekolah sama papanya," kata Barbie.
(ikh/ikh)
Foto: Agasa Putra Harcis