Advertisement

Barbie Kumalasari: Jadi Pengacara Jangan Provokasi demi Instagram Naik

Syafri | Insertlive
Barbie Kumalasari anjurkan agar pengacara lebih banyak mengedukasi dibandingkan provokasi.
Foto: Marianus Harmita
Jakarta - Perseteruan antara Hotman Paris dan Barbie Kumalasari masih terus berlanjut.

Sejumlah 'sindiran' dilayangkan oleh Hotman lewat akun media sosial dan konten YouTube.

Advertisement



Barbie mengatakan bahwa dirinya keberatan dan menolak memberikan bukti apapun karena tidak ada dasar hukum.

Dia juga menganjurkan agar seorang pengacara sebaiknya tidak memprovokasi publik demi meningkatkan popularitas.

"Seorang pengacara itu harusnya mengedukasi, bukan memprovokasi hanya untuk Instagram (follower) naik, YouTube naik, atau kepentingan sendiri, biar kelihatan hebat, ibaratnya tidak bisa disaingi oleh orang lain, jangan gitu, kasihan," urai Barbie.

Dia menambahkan, sikap pengacara yang demikian justru akan jadi tertawaan di lingkungan profesi pengacara.

"Lawyer (pengacara) pasti punya skill, masalah rezeki masing-masing, saya enggak sehebat dia (Hotman Paris)," imbuhnya.

Jumlah harta, kata Barbie, jangan dijadikan perbandingan agar kelihatan cerdas.

"Bukan harta yang harus dibandingkan, tetapi attitude (perilaku) kita. Ilmu hukum jelas, jangan dibalik-balik," pungkasnya.


[Gambas:Video Insertlive]

(syf/syf)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement