Perjuangan Suster Anjelin Tempuh 300 Km Demi Pemilu 2019

Insertlive - INSERTLIVE
Senin, 15 Apr 2019 09:44 WIB
Perjuangan Suster Anjelin Tempuh 300 Km Demi Pemilu 2019
Jakarta, Insertlive - Warga Indonesia yang berada di luar negeri lebih dahulu memberikan hak pilihnya pada Pemilu 2019 ini. Salah satunya adalah Suster Anjelin yang berada di Ethiopia. Butuh perjuangan keras bagi Suster Maria Anjelin untuk dapat memberikan hak suaranya pada pesta demokrasi ini.

Ia harus menempuh jarak 300 kilometer untuk menuju ke Kedutaan Besar RI di Addis Ababa. Ia menghabiskan waktu 5 jam dalam mobil untuk sampai di lokasi TPS. Suster Anjelin memang sudah mengabdi di Gereja Katolik di desa Chole, wilayah Oromia selama 11 tahun.

"Saya sengaja datang dari desa yang terletak sangat jauh dari kota Addis Ababa karena ingin menggunakan hak saya sebagai warga negara Indonesia yang baik. Jalan ke desa saya tidak bagus, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama bagi saya untuk menempuh jarak 300 km. Saya ke sini diantar oleh seorang sopir,"  kata Suster Anjelin ketika berbincang-bincang dengan Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika di KBRI Addis Ababa pada Minggu (14/4).

Suster Anjelin berpesan dan selalu berdoa agar Indonesia tetap aman, damai dan bertambah maju. Ia pun merasa senang karena dapat bertemu WNI lainnya saat pencoblosan di KBRI.

"Saya senang sekali hari ini, karena meskipun saya jauh dari Tanah Air, namun saya bisa mengikuti Pemilu dengan baik. Saya juga sangat bahagia karena bisa bertemu dengan banyak masyarakat Indonesia lainnya di Ethiopia", tambahnya.

Sementara itu, Suster Felisitas juga datang dari desa yang cukup jauh dari tempat pemungutan suara Pemilu 2019 di KBRI Addis Ababa. Suster Felisitas mengabdi di sebuah gereja di desa Alem Tena, 120 kilometer dari Addis Ababa. Jarak tersebut ditempuh 2 jam naik mobil.

"Saya mendoakan agar Indonesia negara yang demokrasi, yang bangsanya terdiri dari bermacam ragam suku, dialek dan agama dapat memelihara persatuan dengan baik sehingga Indonesia tetap aman, damai dan maju", katanya sebagaimana disampaikan kepada Duta Besar Al Busyra Basnur disela-sela pemungutan suara di KBRI Addis Ababa.

(fik/fik)
KOMENTAR
POPULER