Kata Joko Anwar soal Rusun di 'Pengabdi Setan 2', Tak Dihuni Selama 15 Tahun

INSERTLIVE | Insertlive
Sabtu, 18 Jun 2022 21:00 WIB
Pengabdi Setan 2: Communion
Jakarta, Insertlive -

Film Pengabdi Setan 2: Communion telah merilis trailernya yang membuat publik semakin tak sabar menunggu tanggal pasti penayangannya.

Sejak trailer tersebut dirilis, warganet ramai mengomentari soal lokasi rumah susun di dalam latar film Pengabdi Setan 2.

Hal itu membuat sutradara Joko Anwar langsung buka suara.


Dari cerita Joko Anwar, rumah susun tersebut terletak di Jakarta yang sudah tidak ditinggali selama 15 tahun.

"Rumah susun ini terletak di Jakarta dan tak ditinggali atau kosong selama lima belas tahun jadi saat masuk akan terasa aura yang berbeda kalau ini aura rusun Pengabdi Setan," kata Joko Anwar, dikutip CNN Indonesia.

Lebih lanjut, Joko Anwar mengungkap bahwa rumah susun tua itu memiliki salah satu tempat terlarang yang terletak pada lantai 7.

Lantai tersebut dikatakan memiliki kisah tersendiri yang enggan diungkapnya karena sangat mengerikan.

"Pernah ada satu orang masuk dan sesuatu yang tak enak terjadi. Tak usah ya saya ceritakan detail karena takutnya nanti bakal sensasional," imbuhnya.

Joko Anwar mengatakan bahwa pencarian rumah susun itu memakan waktu hingga empat bulan karena harus menelusuri Jakarta hingga Bandung.

Ia bahkan harus mendapat bantuan dari warganet untuk menemukan rumah susun tersebut.

"Pencarian lokasi itu sama dengan audisi mencari pemain. Kita bakal mencari lokasi yang paling kuat karakternya dan akhirnya jatuh pada rumah susun itu," bebernya.

"Informasi soal rumah susun itu berasal dari salah satu followers saya dan sangat membantu sekali. Kami beri kredit khusus (special thanks) di film," lanjutnya.

Pengabdi Setan 2: CommunionPengabdi Setan 2: Communion/ Foto: dok. Twitter Joko Anwar

Seperti diketahui, film Pengabdi Setan 2: Communion memiliki latar tempat di sebuah rumah susun.

Pengabdi Setan 2: Communion akan melanjutkan kesuksesan film pertamanya yang rilis pada 2017 silam.

(dis/dis)
Tonton juga video berikut:
KOMENTAR
ARTIKEL TERKAIT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER